Hasil Wawancara Balonkada Tanggamus Dikirim ke DPP Golkar

img
Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Golkar Lampung Tony Eka Candra, saat jumpa pers di Sekretariat DPD Partai Golkar Lampung, Kamis (14/9). Foto: Agung Dharma Wijaya

Harianmomentum--Sebelas bakal calon kepala daerah (Balonkada) Kabupaten Tanggamus  mengikuti tes  wawancara yang diadakan di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lampung pada 12 dan 13 September. 

 

Menurut Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Golkar Lampung Tony Eka Candra, penjaringan yang dilakukan selama dua hari tersebut telah selesai dilaksanakan dan diikuti oleh 11 dari 12 balonkada Tanggamus. 

 

"Alhamdulillah kita sudah melaksanakan tugas kita, walaupun ada satu yang tidak hadir dan mengirimkan surat ijin karena sedang ada urusan," ujar Tony saat jumpa pers di Sekretariat DPD Partai Golkar Lampung, Kamis (14/9). 

 

Dia menjelaskan, untuk balonkada yang tidak hadir, yakni Nuzul Irzan, akan dijadwalkan ulang untuk mengikuti wawancara yang diadakan oleh Tim Penjaringan DPD Partai Golkar Lampung. 

 

Tony melanjutkan, tes wawancara tersebut hanya dilakukan di Tanggamus saja. 

 

Sementara untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lampung Utara sudah ditetapkan siapa yang diusung. 

 

"Tanggamus kita lihat belum ada kader internal yang memenuhi persyaratan elektabilitas dan popolaritas, itulah alasannya kenapa kita hanya buka penjaringan didaerah tersebut," tuturnya. 

 

Ia menerangkan, dalam waktu dekat hasil dari penjaringan Tanggamus, akan dikirimkan ke DPP Partai Golkar. 

 

Setelah itu, lanjut dia, akan diadakan survei dari lembaga survei independen Partai Golkar. 

 

"Tanggal 20 September nanti kita kirimkan hasilnya ke DPP, lalu dilanjutkan dengan survei, kemudian tinggal menunggu keputusannya," tandasnya. 

 

Diketahui balonkada Tanggamus yang mengikuti tes wawancara pada hari pertama yakni, Syamsul Hadi, Tedi Kurniawan, Nizwar Affandi, Benny HN Mansyur dan Fauzan Sya'i. 

 

Kemudian pada hari kedua, Darussalam, Dian Assyafri, Soni Isnaini, Ismed Hadi Jayanegara, Juwanto Muhajirin dan Dewi Handajani. (adw)

 

Leave a Comment