Unila-Polda Lampung Jalin Kesepakatan Perangi Hoax

img
Kesepakatan Unila-Polda Lampung dalam memerangi hoax dan hate speech./ist

Harianmomentum.com--Berita bohong atau hoax dan ujaran kebencian atau hate speech telah merajalela, bahkan telah merambah mulai dari kalangan tua hingga kalangan remaja. Bila dibiarkan, hoax dan hate speech akan meracuni pikiran masyarakat. Untuk memeranginya, Universitas Lampung (Unila) dan Polda Lampung sepakat berjuang bersama.


Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak Unila, dalam hal ini Rektor Unila Prof Hasriadi Mat Akin dan Kapolda Lampung Irjen Suntana, yang berlangsung di Lantai II Gedung Rektorat Unila, Selasa (13/3/2018).


“Mari bersama-sama kita membangun keamanan untuk masyarakat dari berita bohong serta ujaran kebencian,” kata Rektor Unila Prof Hasriadi Mat Akin.


Prof Hasriadi, begitu sapaan akrabnya, berharap agar MoU tersebut dapat mencegah munculnya hoax dan hate speech terutama di kalangan kampus.


“Ke depan, kita akan melibatkan kurang-lebih 6000 Mahasiswa Unila untuk dapat membantu menyampaikan kepada masyarakat akan bahaya hoax, hate speech, juga Narkoba,” terangnya.


Hasriadi menjelaskan, ujaran kebencian merupakan tindakan komunikasi yang dilakukan oleh individu atau kelompok dalam bentuk provokasi, hasutan ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain dalam hal berbagai aspek seperti ras, warna kulit, etnis, gender, cacat, orientasi, seksual, kewarganegaraan, agama, serta lainnya. “Maka hal tersebut jangan sampai kita lakukan,” ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Lampung Irjen Pol. Suntana menegaskan kepada pihak Unila dan semua elemen masyarakat pada umumnya, untuk bijak berkomunikasi dalam dunia digital saat ini.


“Kita sama-sama berantas hoax dan hate speech. Untuk itu saya minta kepada masyarakat Lampung untuk katakan tidak pada hoax, stop menyebarkan info hoax,” tegasnya. 


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Rektorat Unila, Akademisi Unila serta pejabat utama Polda Lampung. (acw)

 



Leave a Comment