Ratusan Anak di Metro Putus Sekolah

img
Ilustrasi/ist

Harianmomentum.com--Jumlah anak putus sekolah di Kota Metro, Provinsi Lampung mencapai lebih dari 500 orang. Jumlah  tersebut berdasarkan data Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Suroya. Rata-rata anak putus sekolah itu berasal dari jenjang sekolah dasar (SD). 

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Metro Nasrianto Effendi mengatakan, data anak putus sekolah tersebut  merupakan data riil berdasarkan pendataan dari forum PKBM se Kota Metro. Mayoritas, penyebab anak putus sekolah tersebut, karena faktor ekonomi atau berasal dari keluarga  miskin. 

"Ini datanya real, dan jumlah ini bisa bertambah. Pernah kita minta data anak putus sekolah dari Disdikbud (dinas pendidikan dan kebudayaan), sampai sekarang belum diberikan. Dulu Disdikbud pernah mencanangkan Metro bebas paket A. Artinya Metro sudah tidak butuh paket A lagi, karena tidak ada anak SD putus sekolah. Kenyataanya ini masih banyak," kata Nasrianto pada harianmomentum.com, Selasa (07/08/2018). 

Dia meminta, Disdikbud untuk menelusuri penyebab anak putus sekolah tersebut, juga mencarikan jalan keluar, agar mereka bisa kembali bersekolah. 

"Kita harus duduk bareng baik dari Disdikbud, Dewan Pendidikan, pemerhati pendidikan. Karena ini bisa mempengaruhi indeks pendidikan dan IPM Kota Metro," terangnya. 

Dia menerangkan, salah satu solusi mengatasi masalah tersebut adalan menjalin kerjasama dengan Pemkab Lampung Timur dan Lampung Tengah. Kerjasama, dengan kedua kabupaten itu dalam bentuk penyelenggaraan program belajar paket A, karena Pemkot Metro  sudah tidak lagi menyelenggaraan program tersebut. 

"Tapi masalahnya kalau di Lamtim atau Lamteng kan jauh, pasti menggunakan dana lagi. Ini yang harus dicarikan solusinya. Bisa Disdikbud mengadakan ujian paket A-nya di sini, tapi ijazahnya dari Lamtim atau Lamteng," jelasnya. 

Menurut dia, PKBM Al Suroya mengaku siap untuk menjadi tempat pelaksanaan ujian paket A. Bahkan, PKBM Al Suroya juga siap untuk memfasilitasi anak putus sekolah SMA untuk bisa kuliah.

"Mereka siap. Inikan bentuk perhatian mereka untuk mengentaskan anak putus sekolah. Disdikbud juga harus berperan memperhatikan PKBM ini," sarannya. (pie)



Leave a Comment