Pasokan Ikan di Pesibar Berlimpah, Harga Anjlok

img
Pemilik usaha penampungan ikan di Pelabuhan Kuala Stabas, Krui , Kabupaten Pesisir Barat

Harianmomentum.com--Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) bukan hanya terkenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Provinsi Lampung. 

Dengan panjang garis pantai lebih kurang 210 kilometer mejadikan Kabupaten Pesibar punya potensi sangat besar pada bidang perikanan tangkap.

Sayangnya pemasaran hasil perikanan tangkapan yang cukup besar itu belum bisa dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Sepekan terakhir, hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Pesisir Barat sangat berlimpah. Ironisnya, kondisi itu tidak membuat penghasilan nelayan ikut terdongkrak. Justru sebaliknya. Harga jual ikan anjlok, karena pasokan yang berlimpah.

"Wah justru harganya anjol. Malahan banyak ikan yang terpaksa kami buang, karena tidak laku dan busuk," kata   Rusmansyah pemilik usaha penampungan ikan di Pelabuhan Kuala, Krui, Minggu (07/10/2018).

Menurut dia, selama sepekan terakhir, dia bisa menampung 9 ton ikan jenis tongkol dari hasil tangkapan nelayan.

"Seminggu ini saja untuk ikan tongkol, saya tampung 9 ton. Tapi justru harganya anjlok. Di tingkat nelayan per kilo hanya Rp5 ribu. Kalau sudah sampai pedagang hanya Rp8 ribu. Iya itu tadi, saking banyaknya jadi tidak laku. Jadinya busuk," ungkapnya.

Dia berharap, pemerintah bisa mencari jalan keluar mengatasi masalah tersebut agar tidak terus terulang.

"Ya, kalau bisa ada jalan keluar dari pemerintah. Jangan sampai kondisi harga anjlok ini terus terulang setiap kali pasokan ikan berlimpah," harapnya. (asn)

 



Leave a Comment