Mahasiswa UML Diajarkan Jadi Pengusaha

img
Kerja sama UML dan Bulog Divre Lampung.

Harianmomentum.com--Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) mengajarkan mahasiswanya menjadi pengusaha yang bisa mengembangkan bisnisnya.

Rektor UML, Dr. Hi. Dalman, M.Pd saat Deklarasi Enterpreneur Campus – Kampus Pengusaha di area parkir Kampus UML, Minggu (7/10), menyebutkan pada tahap awal pihaknya bekerja sama dengan Bulog Divre Lampung.

“Kami akan bekerja sama dengan beberapa praktisi dan menggandeng mitra usaha, seperti perbankan, asuransi, Yamaha, Suzuki, dan Toyota," kata Dalman.

Kerja sama dengan sejumlah perusahaan itu, untuk mendidik mahasiswa agar bermental wirausaha dan menjadi pemasaran yang handal, kata Dalman.

Kerja sama ini merupakan peluang bagi mahasiswa, terlebih lagi mahasiswa saat ini hidup di generasi millennial atau generasi 4.0 sehingga harus menguasai teknologi informasi.

“Jadi, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu akademik tapi juga berkontribusi nyata wirausaha melalaui deklarasi kampus pengusaha ini,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bulog Divre Lampung Muhammad Attar Rizal menyatakan, sebagai stabilisator, Bulog berfungsi menumbuhkan entrepreneur sedini mungkin. Melalui kerjasama dengan UML ini, pihaknya akan membantu para mahasiswa UML dalam membuka atau mengembangkan usahanya khususnya menggunakan produk Bulog.

“Kami akan membantu dan mempermudah proses, apabila ada mahasiswa UML yang berkeinginan membuka Rumah Pangan Kita (RPK). Modal awalnya menyesuaikan kebutuhan komoditi setempat,” tuturnya.

Komoditas yang ada di Bulog yakni beras, tepng, minyak goreng, telur, bakso, bawang putih dan daging. Komoditas yang disediakan itu, memiliki daya saing harga di pasar.

Selain mempermudah mahasiswa dalam membuka RPK, pada kesempatan tersebut UML juga meresmikan RPK di lantai bawah gedung UML, dengan begitu setiap bulannya akan diadakan pasar murah yang apat dinikmati para managemen kampus, mahasiswa dan lingkungan sekitar.

Hadirnya RPK ini, masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga yang terjangkau dan higienis. Tentunya bisa membantu Pemerintah karna ada penugasan khusus harga tidak terkendali, mungkin lewat perpanjang tanganan mahasiwa dapat menjalankan operasi pasar pada komoditi apa saja, katanya.

Memeriahkan Deklarasi Enterpreneur Campus, digelar hiburan musik akustik kampus, bazar, dan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kemudian talkshow dengan narasumber Dea Adelia, wirausaha muda Juara I Entrepreneur Muda Syariah. (ira).



Leave a Comment