Pemkab Muara Enim Komit Percepat Proses Ijin PTPN VII

img
Bupati Muara Enim Ahmad Yani, MM saat kunjungan kerja ke PTPN VII, Kamis (8/11/2018).

Harianmomentum.com--Pemkab Muara Enim berkomitmen untuk mempercepat seluruh proses perijinan milik PTPN VII baik HGU maupun perijinan lainnya.

Hal ini diungkapkan Bupati Muara Enim Ahmad Yani, MM saat kunjungan kerja ke PTPN VII, Kamis (8/11/2018).

Dalam kunjungan tersebut Bupati Muara Enim didampingi  Kepala SKPD Kabupaten Muara Enim, Camat RB Dangku dan Tanjung Agung diterima langsung Direktur Utama PTPN VII M. Hanugroho didampingi Direktur Komersil Achmad Sudarto, di ruang Rapat Lantai I.

Pada kesempatan itu, Ahmad Yani mengucapkan terima kasih kepada PTPN VII yang telah melaksanakan program replanting di Kabupaten Muara Enim seluas 200 hektare yang sudah berjalan. 

Pihaknya juga sudah menyaksikan penandangan MoU masyarakat dan bank pendamping, PTPN VII sebagai penjamin untuk pembiayaan replanting areal seluas 1.500 hektare. "Semoga program replanting ini akan tercapai seluruhnya sesuai dengan target dari Dinas Perkebunan Muara Enim," katanya.

Ia menegaskan pemkab Muara Enim berkomitmen untuk memberikan kepastian hukum dan kenyamanan dalam berinvestasi kepada para investor, agar bisa menjalankan usaha dengan tenang dan bisa menghasilkan keuntungan. Dengan begitu perusahaan dapat berpartisipasi memberikan kontribusi kepada masyarakat Muara Enim.

Untuk proses perijinan, tambah Ahmad Yani, diminta kepada dinas terkait untuk dapat mempercepat dalam pengurusan, namun tidak melanggar perundang undangan yang berlaku, sehingga proses perijinan berjalan dengan baik.

Menurutnya, bila perusahaan itu menghasilkan keuntungan maka secara otomatis akan berimbas kepada masyarakat sekitar.

Direktur Utama PTPN VII M. Hanugroho mengapresiasi kehadiran Bupati Muara Enim dan jajarannya, yang sudah meluangkan waktu berkunjung ke kantor PTPN VII.

Ia menjelaskan, selama ini PTPN VII telah bekerjasama dengan Pemkab Muara Enim, salah satunya pelaksanaan program replanting kemitraan. Program replanting ini ditargetkan seluas 6.000 ha, baru terealisasi 200 hektar.

Menurutnya, dimanapun wilayah kerja PTPN VII harus bisa berkontribusi untuk masyakarat sekitar. Alhamdulillah dengan kondisi yang keterbatasan, PTPN VII bisa membantu hal hal yang bersifat sosial kemasyarakatan di lingkungan perusahaan.

Kelak, tambah pria yang akrab disapa Oho ini, program program kerja yang dilaksanakan bisa melibatkan dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Dengan komoditas yang ada di PTPN VII, bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan perusahaan juga masyarakat lingkungan sekitar,"  katanya.(Nur)



Leave a Comment