Harga Telur Ayam Ras Merangkak Naik

img
Telur ayam ras di Pasar Pasir Gintung, Bandarlampung. Foto. Alfie Noe HH/harianmomentum.com

MOMENTUM, Bandarlampung--Memasuki awal Februari  2020, harga telur ayam ras di beberapa pasar di Kota Bandarlampung mengalami kenaikan. 

Kenaikan ini terjadi sejak empat hari terakhir. Pada Rabu, 12 Februari 2020, harga telur ayam ras yang semula Rp20 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp22 ribu per kilogram.

Kenaikan harga telur ayam tersebut diduga lantaran harga pakan ayam semakin mahal. 

Hal tersebut disampaikan oleh Ismono, salah satu pedagang telur ayam ras di Pasar Pasir Gintung yang mengambil stok telur dari peternak di Natar, Lampung Selatan.

“Kalau harga telur ini nggak bisa dipatok, biasanya kalau harga pakan ayam mahal, jumlah telurnya makin dikit dan harganya naik. Kalau pun turun itu paling cuman 500 perak,” ujar Ismono.

Dia mengaku, selama ini stok telur dari pemasok sebanyak 50 sampai 60 peti. Kini paling banyak hanya 20 peti.

Meski harga telur ayam naik, tidak membuat konsumen mengundurkan niatnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Hal itu antara lain diungkapkan oleh Sumiati, seorang pembeli telur di Pasar Pasir Gintung.

“Kalau saya sebenernya merasa berat, tapi ya mau gimana lagi. Ini demi kebutuhan, karena saya beli ini kan buat stok di rumah makan saya. Ya, mau nggak mau tetap beli. Saya sih berharap harga telur kembali stabil,” jelasnya.

Laporan: Alfie Noer HH

Editor: M Furqon




Leave a Comment