Kuota BBM Tubaba Meningkat

img
Bupati Tubaba Umar Ahmad (kiri) menerima cinderamata dari Kepala BPH Migas M Fanshurulah Asa

MOMENTUM, Panaragan--Kouta bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun ini mencapai 22 ribu ton atau lebih dari 20 juta liter. Jumlah tersebut meningkat drastis dibanding tahun lalu yang hanya dua ribu ton.

Peningkatan kuota BBM tersebut disampaikan Kepala BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi) M Fanshurulah Asa saat bertemu Bupati Tubaba Umar Ahmad, Selasa (22-9-2020).

Selain solar, kuota BBM jenis premium untuk Kabupaten Tubaba juga meningkat dari dua ribu ton menjadi delapan ribu ton.

Fanshurulah mengatakan, tujuan kunjungan ke Tubaba untuk menyampaikan Informasi Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP).

Kuota JBT (minyak tanah dan minyak solar) Tahun 2020 itu ditetapkan berdasarkan  SK Kepala BPH Migas Nomor 37/P3/JB/BPH, MIGAS/KOM2020 tanggal 10 Agustus 2020 tentang Perubahan kedua atas Keputusan BPH Migas Nomor 55/P3JBT/BPH MIGAS/KOM2019 tentang penyediaan dan pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu per Provinsi/Kabupaten/kota Oleh PT Pertamina (Persero) Tahun 2020.

"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat dapat berperan aktif mengawasi pendistribusian JBT (Minyak solar) dan JBKP (Premium), agar tepat sasaran dan tepat volume, sehingga tidak melebilihi kuota yang telah ditetapkan," kata Fanshurulah.

Bupati Umar Ahmad menyampaikan terima kasih dan apresisasi atas penetapan kenaikan kuota BBM tersebut. "Semoga kenaikan kuoat ini dapat semakin efektif memenuhi kebutuhan BBM masyarakat. Sehingga pergerakan roda perekonomian di Kabupaten Tulangbawang Barat dapat lebih stabil," kata bupati.

Turut hadir dalam pertemuan dengan Kepala BPH Migas itu: Wakil Bupati Fauzi Hasan dan Kapolres Tubaba AKBP.Hadi Saeful Rahman serta Komadan Kodim 0412/Lampung Utara  (**)

Laporan: Solihin

Editor: Munizar



Leave a Comment