Ada Karyawan Terpapar Covid, Kancab BRI Tanjungkarang Tutup Sementara

img

MOMENTUM, Bandarlampung--Karyawan salah satu unit Bank BRI Tanjungkarang, Bandarlampung, dikabarkan terpapar Corona virus disease 2019 atau Covid-19. 

Namun manajemen BRI Cabang Tanjungkarang tidak mengungkapkan lokasi unit kerja maupun jumlah karyawan yang terjangkit virus mematikan itu.

Pemimpin Cabang BRI Tanjungkarang, S.M Linton Hutapea, hanya menyebutkan ada pekerja di salah satu unit BRI di Bandarlampung yang positif Covid-19 tanpa gejala dan terpapar virus Corona dengan gejala.

Menurut Linton, pekerja yang positif Covid-19 tanpa gejala telah diisolasi mandiri dan disediakan fasilitas isolasi di Rumah Sakit Bandar Negara Husada, Bandarlampung. 

Sementara, pekerja yang positif Covid-19 dengan gejala, dirawat di Rumah Sakit Advent, Bandarlampung, ujar Linton melalui rilis yang diterima harianmomentum.com, Senin (12-10-2020).

Meski tidak menyebutkan jumlah pekerja yang terpapar virus berbahaya yang tengah mewabah tersebut, namun Linton memastikan saat ini seluruh pekerja yang terpapar Covid-19 dalam keadaan sehat.

Sementara untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, kata dia, BRI berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan kota Bandarlampung. Juga, melakukan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang Kantor Cabang BRI Tanjungkarang setiap hari.

Selain itu, BRI juga melakukan rapid test massal kepada seluruh pekerja BRI, menutup sementara operasional BRI Kanca Tanjungkarang dan melaksanakan program kerja dari rumah.

"Kami juga melakukan tracing para pekerja yang pernah beraktivitas atau kontak dengan pekerja yang terpapar Covid-19," tutur Linton.

Sementara tentang pelayanan nasabah, kata dia, tetap berjalan normal dengan kantor alternatif yakni BRI Kanca Telukbetung, BRI KCP Sudirman, BRI KCP Tanjungagung, BRI Unit Bumiwaras, BRI Unit Kedaton, serta unit kerja BRI terdekat lainnya.

Menurut Linton, layanan di seluruh unit kerja BRI tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat yakni wajib memakai masker bagi setiap petugas BRI maupun nasabah, menyediakan wastafel dan sabun atau handsanitizer untuk cuci tangan, menjaga jarak antrian nasabah 1-1,5 meter dalam Banking Hall maupun Galery ATM dan melakukan pengecekan suhu setiap petugas dan nasabah.

"Nasabah juga dapat bertransaksi melalui jaringan E-Channel, E-Banking yang disediakan BRI serta agen-agen BRILink yang tersebar di seluruh wilayah kerja BRI Bandarlampung," ungkap Linton. (*).

Laporan: Irawidya/Rls.

Editor: M Furqon.



Leave a Comment