Gubernur Arinal: Sungai Tulangbawang Perlu Dikeruk

img
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Bupati Tulangbawang Winarti. Foto. Rhm.

MOMENTUM, Menggala--Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan Sungai Tulangbawang perlu dikeruk agar bisa berfungsi seperti sebelum mengalami pendangkalan.

"Sungai Tulangbawang saat ini mengalami pendangkalan. Karena itu perlu dikeruk, diperdalam agar kembali seperti semula," kata Arinal saat berkunjung ke Kabupaten Tulangbawang, Rabu (25-11-2020).

Menurut Arinal, pendalaman kembali Sungai Tulangbawang perlu dilakukan karena banyak manfaatnya. Antara lain, mengantisipasi banjir yang selama ini sering terjadi di Menggala. Selain itu, juga baik untuk berkembang biak ikan yang ada di sungai.

"Saya selalu berdoa kepada Allah Subhanahu wataala agar pertanian dan perikanan di Lampung ini dapat menjadi lebih baik lagi. Karena potensinya sangat besar. Karena itu, saya berharap dukungan dari masyarakat terkhusus warga Tulangbawang agar dapat bersama-sama menjaga dan melestarikan Sungai Tulangbawang," ujarnya..

Baca Juga: Gubernur dan Bupati Tebar Ribuan Ekor Bibit Ikan ke Sungai Tulangbawang

Penebaran seratur ribu bibit ikan ke Sungai Tulangbawang, membuka kemungkinan Tulangbawang atau Mesuji menjadi tempat komoditi penyeberangan Lampung-Bangkabelitung. "Doakan, tidak akan lama lagi akan ada penyeberangan (Lampung-Bangkabelitung)," katanya. 

Dengan demikian, produksi pangan dari Lampung dapat dikirim ke beberapa provinsi, seperti Jakarta. Sungai Tulangbawang kembali berfungsi sebagai sarana transportasi, terutama untuk mengangkut komoditas yang dihasilkan masyarakat Lampung.

"Insya Allah, Menggala dan Waykanan menjadi prioritas saya dalam mencari investor untuk bekerjasama. Adanya investor,  bidang perikanan dan pertanian dapat lebih berkembang. Singkong jangan hanya dijadikan tapioka tetapi dapat diolah lebih dari sekadar tapioka," tutur Arinal

Gubernur kembali menegaskan, Kabupaten Tulangbawang merupakan salah satu wilayah yang menjadi andalannya. Potensinya melimpah. Mulai dari lahan kering atau pun sawah. Dia meminta masyarakat untuk menjaga. "Pemerintah Kabupaten Tulangbawang harus tegas menghukum para pengebom, penyetruman ikan," katanya.

Sementara Komisaris PT Sienar Tri Tunggal Perkasa, Syah Amandaris mengatakan sudah lama tidak mendengar ikan yang ditangkap Sungai Tulangbawang. "Ketika kami datang ke sini, ikan di sini sudah tidak ada lagi. Kami berharap masyarakat dapat menjaga ekosistem perairan di Tulangbawang," katanya.

"Kami berusaha untuk melakukan normalisasi sungai agar benih yang ditebar pada hari ini pada kemudian hari dapat berkembang biak sehingga sungai kita ini kembali seperti dahulu, kaya akan jenis ikan," ujarnya. 

Dalam kunjungan itu, Arinal bersama Bupati Tulangbawang Winarti, menebarkan sekitar seratus ribu bibit ikan di Sungai Tulangbawang. Kegiatan ini didukung PT Sienar Tri Tunggal Perkasa dan Persaudaraan Orang Menggala (Omega) yang mukim di Jakarta.

Juga hadir, sejumlah warga Menggala yang mukim di Jakarta. Antara lain, Syah Amondaris, Kurnia Toha, Ansyori Sinungan, M. Gandhi, Kausar AS, Hanan Razak. Ubaidillah Murad. Indra Badri. Nida Dj. Makki. Mertha. Erna dulhaq. Novi Àminiar. Betty Karaeng. Pristin Herayati. Wita. Harleni Harun. Agustina Ganie. Ira Warman. Sakurayati Dj. (*)

Laporan: Abdul Rohman

Editor: M Furqon.



Leave a Comment