Kepala Dinas Pendidikan Tinjau KBM Tatap Muka

img
Kepala Disdikbud Fauzan Suaidi kunjungi SDN 14 Kecamatan Waylima.

MOMENTUM, Waylima--Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Pesawaran harus sesuai protokol kesehatan, guna mencegah penularan covid-19.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran, Fauzan Suaidi, meninjau penerapan perdana KBM tatap muka di sejumlah sekolah, salah satunya di Sekolah Dasar Negeri 14 Kecamatan Waylima.

"Hasil pantauan yang saya lihat, semua sekolah sudah menyiapkan sarana dan prasarana, di setiap ruangan sudah ada sarana cuci tangan, kemudian di pintu gerbang dicek suhu tubuhnya," terang Kadisdik Pesawaran Fauzan Suaidi, Rabu (7-4-2021).

Fauzan menyebut, sebanyak 70 sekolah telah memulai KBM tatap muka, yang akan menjadi bahan acuan dan evaluasi untuk penerapan ke seluruh sekolah jenjang SD dan SMP.

"Ini sudah tercermin bagi kita bahwa apa yang disarankan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terkait tata laksana dan anjuran KBM tatap muka ditengah pandemi sudah terlaksana dengan baik," timpalnya.

Bahkan, kata dia, dari hasil interaksi dengan para murid sekolah, mereka merasa senang bisa melakukan KBM tatap muka.

"Anak-anak juga senang KBM tatap muka, karena adanya kerinduan mereka terhadap guru dan teman, mereka lebih suka tatap muka daripada daring," katanya.

Menurutnya, untuk menentukan sekolah bisa menggelar KBM tatap muka, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan stakeholder terkait.

"KBM tatap muka ini merupakan uji coba secara terbatas, jumlahnya ada 70 sekolah dan ini bukan asal tunjuk, tapi berdasarkan pantauan zona dan paparan penyebaran Covid-19," tuturnya.

Fauzan menjelaskan sebelumnya telah menunda sejumlah sekolah untuk dimulai pembelajaran langsung. Pembatalan dilakukan karena ditemukan pasien Covid-19 di sekitar sekolah.

"Dua hari sebelum dibuka di Kecamatan Punduhpidada dan Margapunduh ditemukan pasien kasus Covid-19, sehingga kita putuskan untuk menunda KBM tatap muka di sana, termasuk di Kecamatan Gedongtataan karena masih adanya pasien terkonfirmasi Covid-19," tambah dia.

Pernyataan senada, Koordinator Kecamatan (Korcam) Pendidikan Kecamatan Waylima, Toni menuturkan pelaksanaan KBM tatap muka di Kecamatan Waylima dilakukan dengan melakukan pembatasan.

"Untuk saat ini di Kecamatan Waylima baru ada lima sekolah yang menggelar KBM tatap muka diantaranya SDN 4, SDN 7, SDN 14, SDN 32 dan SDN 35, KBM tatap muka dilakukan dengan melakukan pembatasan jumlah murid yang datang sebesar 50 persen," katanya.

Laporan: Rifat Arif

Editor: M Furqon



Leave a Comment