Pimpin Apel, Madani Motivasi para Petugas Regsosek

img
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Madani saat apel Siaga dan Kick Off Pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

MOMENTUM, Gunungsugih -- Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah penduduk di Kabupaten Lampung Tengah tahun 2021 sebanyak 1.477.395 jiwa. Dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,31 persen, kemiskinan sebesar 11,99 persen, dan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,88 persen.

Dengan data BPS, Pemkab Lampung Tengah (Lamteng), dapat mengetahui bagaimana pencapaian, kendala dan tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini.

Hal itu disampaikan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Madani mewakili Bupati Lamteng, Musa Ahmad saat memimpin Apel Siaga dan Kick Off Pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022, Rabu (12/10/2022).

Diketahui, dalam Sensus Sosial Ekonomi Regsosek memiliki jumlah petugas 2.061. Dengan rincian,
53 Koseka, 410 pengawas lapangan dan 1.598 petugas lapangan.

Madani mengatakan, patut bangga sebagai pejuang data lapangan, karena dapat memberikan manfaat yang luas baik untuk Kabupaten Lamteng, Provinsi Lampung, dan Indonesia.

“Teruslah berkomitmen, dan tetap semangat di lapangan untuk menghasilkan data yang valid update dan berkualitas,” tegasnya.

Madani menjelaskan, tujuan dari pendataan awal proses adalah untuk menyediakan sistem, dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat kampung maupun kelurahan.

Dikatakannya, sebagai persyaratan utama, reformasi sistem perlindungan sosial transformasi data menuju Regsosek merupakan upaya perubahan penyediaan data sosial ekonomi yang terintegrasi dan akurat.

Menurut Madani, pendataan awal akan menghasilkan data terpadu tidak hanya untuk program perlindungan sosial, tetapi juga data kondisi sosial ekonomi keluarga yang dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih terarah.

Ia menyatakan, hal itu tercermin dari variabel yang dikumpulkan yaitu, kependudukan ketenagakerjaan, perlindungan sosial, perumahan, pendidikan kesehatan, dan mobilitas serta pemberdayaan ekonomi.

Oleh karena itu, lanjutnya, semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini harus memiliki semangat dan komitmen yang tinggi untuk menyukseskannya.

“Pendataan awal Regsosek, yang dilaksanakan pada 15 Oktober sampai 14 November harus sukses, dengan memastikan seluruh penduduk di Kabupaten Lamteng tercatat dan registrasi oleh data Regsosek 2022,” ujarnya.

Madani menambahkan, kedepan diharapkan data perlindungan sosial menjadi satu, baik data hasil sensus maupun dari administrasi kependudukan.

“Semoga pendataan awal Regsosek 2022, berjalan sukses, dan tidak ada kendala,” katanya. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos