MOMENTUM, Bandarlampung -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menjajaki pemanfaatan kawasan Taman Kehati sebagai pusat pengembangan sport tourism.
Hal itu dibahas dalam diskusi strategis antara Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat, didampingi Wakil Ketua IV Ahmad Crisna Putra, bersama pengelola Taman Kehati, Anshori Djausal, Kamis (15-1-2026).
Taufik Hidayat mengatakan, pertemuan tersebut membahas potensi pemanfaatan lahan Taman Kehati untuk mendukung kegiatan olahraga berbasis wisata di Provinsi Lampung.
“Tujuan utama kolaborasi ini adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan Taman Kehati untuk kegiatan olahraga rekreasi tanpa mengubah fungsi utama kawasan,” ujar Taufik.
Menurutnya, pengembangan sport tourism di kawasan tersebut tetap mengedepankan prinsip konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati. Pemanfaatan lahan dinilai sejalan dengan program KONI Lampung dalam mengembangkan konsep eco sport tourism.
Melalui konsep tersebut, masyarakat tidak hanya didorong untuk berolahraga, tetapi juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami ingin memastikan pemanfaatan Taman Kehati tetap sesuai dengan tujuan konservasi, namun sekaligus memberikan nilai tambah melalui aktivitas olahraga yang ramah lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, pengelola Taman Kehati, Anshori Djausal, menyambut positif inisiatif KONI Lampung. Ia menyatakan siap berkolaborasi selama seluruh aktivitas yang dilakukan tidak merusak dan tetap menjaga integritas ekosistem taman.
“Dengan sinergi ini, Taman Kehati diharapkan dapat menjadi percontohan pemanfaatan ruang terbuka hijau yang mampu memadukan kegiatan olahraga dengan kelestarian alam,” kata Anshori. (**)
Editor: Muhammad Furqon
