Telkomsel Luncurkan Paket Layanan Edu-Game Matematika Interaktif

img

MOMENTUM, Jakarta -- Telkomsel bersama Indonesia Artificial Intelligence (INA AI – PT Teknologi Cerdas Berdaulat Indonesia) meluncurkan Paket Bundling Telkomsel x Sacred Octagon. Yaitu, layanan edu-games matematika interaktif untuk mendorong minat belajar numerasi anak. 

Paket bundel ini mulai tersedia 13 Februari 2026 dan dapat diakses pelanggan di seluruh Indonesia melalui aplikasi MyTelkomsel.

Bundling tersebut menggabungkan akses All Zone Pass di website dan aplikasi Sacred Octagon dengan kuota internet Telkomsel di jaringan 4G dan 5G. Layanan dirancang agar proses belajar matematika lebih menyenangkan melalui pendekatan permainan dan tantangan bertahap.

Sacred Octagon menggunakan dukungan AI dan mengadaptasi metode GASING (Gampang, Asik, Menyenangkan) yang dikembangkan bersama Yohanes Surya. Metode ini menekankan penyajian konsep dasar secara sederhana, sistematis, dan mudah dipahami anak, sekaligus membantu orang tua dalam pendampingan belajar di rumah.

Telkomsel menyediakan beberapa pilihan paket bundling bagi pelanggan. Paket 3 hari berisi All Zone Pass dan kuota 100 MB dengan harga Rp12.500. Paket 10 hari mencakup All Zone Pass dan kuota 300 MB seharga Rp25.000. Paket 30 hari menyediakan All Zone Pass dan kuota 1 GB dengan harga Rp50.000. Sementara paket 365 hari mencakup All Zone Pass dan kuota 12 GB dengan harga Rp500 ribu.

Direktur Eksekutif Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Pembina INA AI, Pantro Pander Silitonga, mengatakan Sacred Octagon dirancang agar matematika terasa seperti permainan yang ramah anak sehingga mendorong keberanian mencoba dan memahami konsep dasar secara bertahap. Menurut dia, kolaborasi dengan Telkomsel membuka akses yang lebih mudah dan terjangkau bagi keluarga.

VP AI & Data Management Telkomsel, Ari S.W. Sibarani, menyatakan paket bundling ini memudahkan orang tua menyediakan sarana belajar interaktif tanpa pendaftaran terpisah, karena sudah termasuk akses platform dan kuota internet. Telkomsel menargetkan layanan ini dapat memperkuat ekosistem pembelajaran digital berbasis AI di Indonesia. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos