MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah mengalokasikan 11 ribu unit bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk masyarakat di Provinsi Lampung pada 2026.
Dari alokasi tersebut, sebanyak 5.144 calon penerima bantuan (CPB) telah direkomendasikan melalui aplikasi myPKP untuk ditindaklanjuti pemerintah daerah.
Percepatan pelaksanaan program menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung melalui penguatan koordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.
Hal tersebut mengemuka saat Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri PKP RI Riadi Arief Aladin beserta jajaran di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum menyamakan persepsi terkait pelaksanaan BSPS setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 6 Tahun 2026 tentang Bedah Rumah.
Pemprov Lampung menyatakan siap mendukung percepatan sekaligus mengoptimalkan penyerapan alokasi BSPS agar bantuan dapat segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah daerah diminta memastikan proses verifikasi dan penetapan penerima dilakukan sesuai ketentuan. Tahapan tersebut penting agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.
Sebanyak 5.144 CPB yang telah direkomendasikan melalui aplikasi myPKP selanjutnya perlu dikawal melalui koordinasi lintas sektor. Proses tersebut mencakup verifikasi, penetapan penerima hingga pelaksanaan bantuan.
Pemprov Lampung juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan pihak terkait untuk memastikan seluruh tahapan program berjalan efektif dan tepat waktu.
Optimalisasi BSPS diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman dan nyaman.
Dengan alokasi 11.000 unit tersebut, pemerintah berharap program bedah rumah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat berpenghasilan rendah dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung.(*)
Editor: Muhammad Furqon
