MOMENTUM, Bandarlampung — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto membuka UBL Talent, Innovation & Impact Expo 2026 (UBL Expo) di Mahligai Agung Convention Hall, Kampus B Universitas Bandar Lampung (UBL), Selasa (6/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Brian mengapresiasi berbagai inovasi teknologi karya mahasiswa dan dosen UBL yang dinilai memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Beragam inovasi yang dipamerkan dalam UBL Expo 2026 antara lain mencakup bidang otomatisasi, pertanian, kesehatan, dan lingkungan hidup. Pameran berlangsung selama tiga hari, 6-8 Oktober 2026.
"Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada rektor beserta jajaran dan seluruh sivitas akademika UBL yang telah berhasil mendekatkan perguruan tinggi dengan masyarakat dan dunia industri," kata Brian.
Menurut dia, riset dan inovasi perguruan tinggi perlu diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kepentingan akademik, tetapi juga menghasilkan teknologi yang dapat digunakan dan memberikan dampak bagi masyarakat serta dunia industri.
Brian juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pendidikan vokasi, dan dunia industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan.
"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi, perguruan tinggi, serta sektor industri guna melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berbasis sains-teknologi, khususnya di Lampung dan Indonesia secara luas," ujarnya.
UBL Expo 2026 juga melibatkan pelajar dari sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK). Mereka diperkenalkan dengan lingkungan perguruan tinggi sekaligus berbagai inovasi yang dikembangkan sivitas akademika UBL.
Brian mendorong lulusan SMA dan SMK melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sesuai dengan kompetensi dan bidang yang ingin mereka tekuni.
Rektor UBL M. Yusuf Sulfarano Barusman dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Foto: Ist.
Sementara itu, Rektor UBL M. Yusuf Sulfarano Barusman mengatakan UBL saat ini memiliki 12 program studi jenjang sarjana, empat program studi magister, dua program studi doktor, serta 21 pusat studi.
Menurut Yusuf, UBL mengembangkan proses pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning agar mahasiswa memiliki pengalaman belajar yang berkaitan dengan persoalan dan kebutuhan dunia nyata.
"Proses pembelajaran di UBL dirancang untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga pemerintah. Tujuannya adalah untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif bagi kemajuan Indonesia," kata Yusuf.
UBL Expo 2026 berlangsung pada 6-8 Oktober 2026 di Mahligai Agung Convention Hall dan Kompleks Pascasarjana UBL, Jalan ZA Pagar Alam, Gedong Meneng, Bandarlampung.
Pameran tersebut menampilkan fasilitas pendidikan, pusat studi, inovasi mahasiswa dan dosen, prestasi mahasiswa, serta kiprah alumni UBL di dunia kerja dan kewirausahaan.(*)
Editor: Muhammad Furqon
