PGN Kembali Masuk 50 Besar Emiten dengan Tata Kelola Terbaik

img

MOMENTUM, Jakarta--PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali masuk dalam jajaran 50 emiten berkapitalisasi pasar terbesar yang mendapat pengakuan dalam ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026.

Penghargaan yang diselenggarakan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap penerapan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG).

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan penerapan GCG menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat fondasi bisnis perusahaan.

“Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional sekaligus perusahaan terbuka, PGN menempatkan tata kelola perusahaan sebagai fondasi dalam menjalankan bisnis secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” kata Fajriyah dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).

Menurut dia, penerapan GCG juga menjadi landasan dalam pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, dan menjaga kepercayaan investor.

PGN tercatat konsisten masuk dalam jajaran emiten yang mendapat apresiasi IICD selama lima tahun terakhir. Pada 2025, perusahaan tersebut menempati peringkat ke-18 dalam kelompok Top 50 BigCap PLCs berdasarkan penilaian tata kelola perusahaan.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN mengelola infrastruktur dan layanan gas bumi nasional. Perusahaan ini didukung jaringan pipa gas sepanjang lebih dari 33.000 kilometer, dua Floating Storage Regasification Unit (FSRU), satu LNG Hub, 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), dan empat Mobile Refueling Unit (MRU), serta infrastruktur pendukung lainnya.

PGN melayani lebih dari 820.000 pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari rumah tangga, usaha kecil dan menengah, sektor komersial, industri, transportasi, hingga pembangkit listrik.

Dengan cakupan bisnis tersebut, penerapan tata kelola perusahaan mencakup pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta pemenuhan standar keselamatan dan keandalan operasional.

Fajriyah mengatakan PGN akan terus mengintegrasikan penerapan GCG dengan strategi bisnis, manajemen risiko, dan kepatuhan perusahaan.

“Kami meyakini bahwa tata kelola yang baik merupakan fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan usaha, menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, serta mendukung pengembangan ekosistem gas bumi nasional,” ujarnya.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos