MOMENTUM, Bandarlampung--Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat membantu desainer mengeksplorasi ide dan menemukan inspirasi, tetapi bukan menjadi penentu hasil akhir sebuah rancangan. Hal ini terungkap dalam kunjungan industri puluhan siswa SMK Karya Bhakti Pringsewu ke Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Selasa (13/10/26).
Dalam kegiatan tersebut, Dosen Program Studi Desain Interior IIB Darmajaya, Victorina Geraldine, S.Ds., M.Ds., dan Dina Mariana Sari, S.Ds., M.PWK., mengajak para siswa mengenal dunia desain interior serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses perancangan.
Para siswa juga berkesempatan mencoba intechplanner.com, sebuah website yang dirancang oleh dosen Prodi Desain Interior IIB Darmajaya untuk membantu pengguna memperoleh referensi desain. Melalui pengenalan ini, siswa dapat melihat bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mengeksplorasi inspirasi dan alternatif konsep dalam merancang ruang.
Pemanfaatan AI dan platform digital tersebut menjadi sarana pendukung proses kreatif. Referensi yang dihasilkan tetap perlu dikaji dan disesuaikan dengan fungsi ruang, kenyamanan, kebutuhan pengguna, serta pertimbangan desain. Dengan demikian, teknologi membantu memperkaya ide, sedangkan keputusan dan hasil akhir tetap membutuhkan kreativitas serta penilaian desainer.
Kedatangan rombongan siswa dan guru pendamping disambut hangat oleh Senior Staf Kerja Sama IIB Darmajaya, Ketut Artaye, S.Kom., M.T.I. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal bidang desain interior sekaligus melihat penerapan teknologi dalam dunia kreatif.
Kepala SMK Karya Bhakti Pringsewu, Tarmini, S.Pd., yang diwakili Kasianti, S.Pd., berharap kunjungan industri ke IIB Darmajaya dapat menambah pengetahuan dan wawasan siswa, khususnya mengenai dunia perguruan tinggi dan program studi yang dapat menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan.
Melalui kunjungan ini, siswa diharapkan semakin mengenal lingkungan kampus, memperoleh inspirasi dalam menentukan bidang studi sesuai minat dan bakat, serta memiliki gambaran mengenai peluang mengembangkan diri melalui pendidikan tinggi maupun berwirausaha. (**)
Editor: Agus Setyawan
