Polresta Ciduk 16 Pelaku Kejahatan selama Operasi Ramadniya

img
Polresta Bandarlampung ungkap kasus hasil operasi Ramadniya Krakatau 2017.Foto:Agung-H Momen.

Harianmomentum--Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandarlampung beserta jajaran berhasil mengamankan 16 tersangka kejahatan selama Operasi Ramadniya Krakatau 2017.

Menurut Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono, ke 16 tersangka tersebut akan diproses secara hukum sesuai undang-undang dan tindak kejahatan yang mereka lakukan

"Kita berhasil mengamankan 16 tersangka kejahatan selama operasi Ramadniya berlangsung, mereka akan kita tindak dan proses sesuai dengan undang-undang yang belaku," ujar Murbani saat ekspose kasus di Mapolresta Bandarlampung, Senin (3/7).

Tersanga tersebut diantaranya, lima terjerat kasus narkoba, tujuh pencurian dengan pemberatan (curat), satu pencurian dengan kekerasan (curas), satu penganiayaan dengan pemberatan (anirat), dan dua pelaku pencabulan.

Selain mengamankan 16 tersangka, polisi juga menyita 3.136 petasan dari pedagang pedagang dipasar.

Menurut Kapolresta, hasil operasi Ramadniya kali ini lebih sedikit dibandingkan operasi operasi sebelumnya.

Ini membuktikan, lanjut dia, bahwa tindak kejahatan di Kota Bandarlampung sudah mulai berkurang.

"Ini adalah hasil dari kerjasama masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan suasana aman dan tentram di Kota Bandarlampung," tuturnya.

Walikota Bandarlampung Herman HN sangat mengapresiasi jajaran kepolisian yang sudah mengungkap dan menangkap pelaku tindak kejahatan pada saat Ramadhan dan Idul Fitri.

Herman HN juga berterimakasih kepada masyarakat dan Pemerintah Kota (Pemkot) serta jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang telah membantu dalam menjaga keamanan di Bandarlampung.

"Jika hanya kepolisian saja yang bergerak, mungkin akan kewalahanan," ujar Herman saat menghadiri ekspose kasus di Mapolresta setempat.

Dia berharap, Kota Bandarlampung selalu aman dan damai.

"Kedepannya kita akan memasang tombol panik disetiap kelurahan, sehingga apabila terjadi kejahatan ataupun bencana alam masyarakat tinggal menekan tombol tersebut dan polisi langsung tiba dilokasi," terangnya. (ag/awn)


Editor: Harian Momentum


Leave a Comment