Bustomi Rosadi: Tata Ruang Kota Solusi Banjir Bandarlampung

img
Bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bandarlampung Firmansyah - Bustomi saat meninjau lokasi banjir di wilayah Bandarlampung pada Minggu (21-6). Foto: ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Hujan deras yang mengguyur Bandarlampung kerap kali menyebabkan banjir.

Menurut bakal calon Wakil Walikota Bandarlampung, Prof Bustomi Rosadi, solusi mengentaskan banjir tersebut adalah pengaturan tata ruang kota.

"Sangat penting mengatur tata ruang kota dan melaksanakannya sesuai peruntukkan awal," kata Bustomi melalui pesan whatsapp yang diterima harianmomentum.com, Selasa (23-6-2020).

Selain itu, sambung dia, wilayah yang sudah disiapkan sebagai kawasan pemukiman atau kawasan hijau yang berfungsi sebagai daerah resapan air juga harus tetap dijaga peruntukannya. 

“Sekarang kita bisa melihat, apakah kita sudah melaksanakan tata ruang secara benar dan sesuai dengan aturan (perda)? Contohnya kawasan hijau yang harusnya dilestarikan. Pada kenyataannya, kita lihat sekarang ini banyak bukit yang sudah habis dipangkas,” kata pakar Tata Air lulusan Jepang itu.

Menurut Prof Bustomi, pelanggaran terhadap tata ruang, dan aturan lainnya tersebut menjadi faktor penyebab banjir. 

"Saat ini banyak warga yang pemukimannya melanggar garis sempadan sungai," ujarnya.

Disamping itu, lanjut dia, sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik karena pendangkalan, penyempitan badan sungai untuk pembangunan rumah dan sebagainya. 

Kondisi saat ini diperparah dengan banyaknya masyarakat yang masih buang sampah sembarangan. 

"Faktor lainnya adalah curah hujan yang intensitasnya tinggi karena telah terjadi perubahan iklim," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, penanganan banjir dari hulu ke hilir harus dilakukan secara terintegrasi untuk mengurangi kerugian sosial ekonomi masyarakat terdampak. 

“Sehingga, pelaksanaan pembangunan harus memperhatikan tata kelola air,” kata dia.

Untuk itu, jika diberi amanah oleh warga Bandarlampung dalam kontestasi Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, bersama calon Walikota Firmansyah Y Alfian, Prof Bustomi siap menangani banjir secara terintegrasi. 

“Yaitu, dengan menyempurnakan master plan banjir,  dan tata ruang yang ada serta  menyiapkan  aturan pelaksanaannya," papar Wakil Rektor IV Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu.

Dengan konsep Pengelolaan banjir terintegrasi (Integrated Flood Management), Prof Bustomi mengatakan pihaknya akan melibatkan berbagai kalangan. 

Seperti akademisi, organisasi pemerhati lingkungan seperti Walhi, dan para tokoh dan pakar tata perkotaan dalam mencari solusi banjir yang kerap terjadi. (**)

Laporan/Editor: Agung Chandra Widi



Leave a Comment