HIPMI Diminta Tebarkan "Virus" Kewirausahaan

img
Bupati Tanggamus Dewi Handajani pada Muscab V HIPMI. Foto. Glh.

MOMENTUM, Kotaagung--Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) diharapkan dapat menebarkan "virus" kewirausahaan untuk membangun perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Tanggamus.

Harapan Bupati Tanggamus Dewi Handajani itu disampaikan pada pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) V Badan Pengurus Cabang HIPMI Tanggamus digelar di Wisata Bukit Idaman, Kecamatan Gisting, Rabu (1-7-2020).

"HIPMI harus ambil bagian membangun perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Tanggamus kaya akan potensi, dan akan dijadikan pilot project pengembangan komoditas kopi, lada dan peternakan," kata Dewi.

Karena itu, HIPMI harus aktif agar terbangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam membangun Tanggamus. Mengingat HIPMI memiliki jaringan dan akses hingga ke pusat.

Sementara Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Arie Nanda Djausal, mengatakan pandemi Covid 19 berdampak pada banyak sektor. Tidak hanya Indonesia, teapi hal yang sama juga terjadi di banyak negara.

"Kabupaten Tanggamus ini seperti surga. Banyak pariwisata yang indah dan punya banyak potensi. Bukan tidak mungkin ke depan bisa menjadi seperti di Puncak Bogor Jawa Barat. Apa lagi bakal dibangun Kawasan Industri Maritim (KIM), di dalamnya ada PT PAL, PT. Pindad, tentunya akan berkontribusi besar bagi Tanggamus," kata Arie.

Arie meminta HIPMI Tanggamus membantu pemerintah daerah dan terus membina anggotanya serta memberikan peluang usaha kepada pemuda. "Ajak pemuda-pemuda Tanggamus agar bisa memiliki usaha,” katanya.

Ketua BPC HIPMI Tanggamus, Fandi Ahmad, mengatakan tentang pentingkan UMKM yang akan terus tumbuh serta mendukung perekonomian negara.

Karena itu, dia berharap, muscap akan melahirkan program yang mampu menghasilkan pengusaha berdaya saing tinggi dan adaptif terhadap perubahan global.

Menurut dia, potensi usaha di Tanggamus sangat besar. Selain pariwisata, Tangamus memiliki juga kaya potensi agrobisnis.

Panitia Pelaksana Muscab HIPMI Tanggamus, Agung Setyo Utomo menyebutkan kegiatan ini diikuti 50 peserta. (*).

Laporan: Galih.

Editor: M Furqon.




Leave a Comment