Pemprov Lampung Diminta Bantu Atasi Masalah Harga Lada di Lamtim

img
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bergialog dengan petani lada di Lampung Timur. Foto. Ist.

MOMENTUN, Margatiga--Petani lada Lampung Timur (Lamtim) meminta Pemerintah Provinsi Lampung mengatasi persoalan yang dihadapi mereka, terutama meningkatkan harga jual lada.

Permintaan itu disampaikan petani lada, Supangat, saat berdialog dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Desa Sukadana Baru, Kecamatan Margatiga, Lamtim, Rabu (18-11-2020).

"Saya mengharapkan Pemerintah Provinsi Lampung dapat membuat terobosan guna meningkatkan harga jual komoditas lada," kata Supangat. Selain itu, petani juga meminta bantuan agar mereka dapat meningkatkan produktivitas lada.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Sukadana Baru, Edi Kurnianto. Dia menceritakan masa jaya komoditas lada di daerahnya, terutama lada hitam. Namun, hal itu sirna karena harga lada kini murah.

"Kami siap menjadi daerah percontohan budidaya lada terutama lada hitam karena desa kami merupakan cagar budaya lada hitam," kata Kades.

Menanggapi permintaan itu,  Gubernur Arinal mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung sudah mempunyai terobosan baru guna peningkatan produktivitas Lada.

"Kami akan melakukan terobosan, khususnya lada akan menjual lada dalam bentuk lada bubuk dan akan dipasarkan di restoran-restoran besar yang ada di indonesia," kata Arinal.

Arinal menambahkan, kedepan lada tidak perlu dikirim keluar negeri, cukup diproduksi didaerah kemudian dipasarkan sendiri.

"Bisa dipasarkan lewat bumdes. Produksi lada harus meningkat. Jangan harga beli turun dan harga jual meningkat kalau bisa semua harus seimbang agar petani makin sejahtera," tegasnya. (*)

Laporan: Arif Fahrudin

Editor: M Furqon.




Leave a Comment