Usai Herman HN, Nama Eva Dwiana Muncul Dalam Sidang Suap Unila

img
Sidang lanjutan suap Unila di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (24-1-2024)

MOMENTUM, Bandarlampung--Nama Walikota Bandarlampung Eva Dwiana, muncul dalam persidangan suap penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila).

Hal itu terkuak saat Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang Efiyanto bertanya kepada Dekan FISIP Unila Ida Nurhaida, ketika menjadi saksi persidangan suap yang menjerat tiga terdakwa.

Ketiganya: mantan Rektor Unila Prof. Karomani dan mantan Wakil Rektor I Heryandi serta mantan Ketua Senat M. Basri.

Baca Juga: Nama Herman HN Muncul Dalam Sidang Suap Unila

Kepada Ida, Hakim Efiyanto menanyakan nama-nama mahasiswa yang dititipkan pada penerimaan mahasiswa baru Unila.

"Ibu Ida, apakah mengenal Diki Zaharudin?," tanya Efiyanto kepada Ida di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (24-1-2023).

Mendengar pertanyaan tersebut, Dekan Fisip itu lantas membantah dengan alasan, tidak mengenal nama yang dilontarkan Efiyanto.

"Tidak kenal, saya hanya kenal nama penitipnya saja," ujar Ida.

Hakim Efiyanto kemudian kembali bertanya kepada Ida, terkait salah satu nama yang yakni Eva Diana.

"Kalau Eva Diana kenal?," tanya Efiyanto.

Ida lantas menjawab pertanyaan itu, bahwa dirinya mengenal nama yang dimaksud oleh Hakim tersebut. 

"Ibu Eva Diana kenal," jawabnya singkat.

Kemudian Majelis Hakim Efiyanto, menanyakan siapa Eva Diana yang dikenal Ida tersebut.

"Siapa itu ibu Eva Diana? Eva Dwiana kali (mungkin)," ujarnya.

Lantas Dekan itu menjawab, bahwa Eva merupakan walikota dan sempat menitipkan salah satu nama calon mahasiswa Fisip.

"Walikota. Menitipkan bukan melalui saya, tapi ke Wakil Dekan I (Dedy Hermawan)," sebutnya.

Menanggapi hal itu, Afrisal selaku Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku pengakuan tersebut merupakan fakta persidangan baru.

"Itu menjadi fakta persidangan baru," ujarnya.

Sehingga, lanjut dia, hal tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan terlebih dahulu.

"Tentu, akan kami laporkan kepada pimpinan terlebih dahulu," sebutnya. (**)


Editor: Vino Anggi Wijaya


Leave a Comment