PUTRI Lampung Harap Objek Wisata Vietnam Kembali Beroperasi, Begini Alasannya

img
Panorama di kawasan wisata Vietnam Kemiling Bandarlampung.

MOMENTUM, Bandarlampung--Perhimpunan Usaha Taman Rekreaksi Indonesia (PUTRI) Lampung mengharapkan objek wisata Vietnam di Sumberagung Kecamatan Kemiling kembali dibuka.

Hal itu disampaikan Ketua PUTRI Lampung, Irwan Nasution, saat dihubungi, Kamis (3-8-2023).

"Kasian pengunjung yang sudah datang jauh-jauh kecele karena tempat wisata panoramik itu tutup," kata Irwan.

Menurut dia, kawasan wisata vietnam merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan untuk berekreasi. Pengunjung yang datang ke tempat wisata ini pun tak hanya dari Lampung tapi dari luar daerah seperti wilayah Sumatera dan Jawa.

"Penutupan objek wisata ini bisa berdampak terhadap perekonomian masyarakat di lingkungan sekitar, seperti penjaga parkir ataupun pemilik warung atau usaha-usaha lain yang ada di sekitar lokasi itu," kata Irwan.

"Dengan dibukanya kembali tempat wisata ini tentu ekonomi masyarakat di lingkungan sekitarnya juga bisa bergerak lagi," lanjutnya.

Irwan mengatakan dengan semakin banyaknya pilihan destinasi yang ada di Kota Bandar Lampung, tentunya akan berdampak positif dalam peningkatan kunjungan wisatawan ke Bandar Lampung.

"Imbas positifnya, tentu ekonomi daerah juga akan bergerak, sektor UMKM, oleh-oleh, perhotelan, dan lainnya," kata Irwan.

Berdasarkan pantauan, Rabu (2-8-2023), tidak ada aktivitas ekonomi seperti warung-warung yang berusaha seperti biasanya di kawasan wisata Vietnam.

Saat ini hanya parkiran kosong dan plang penutupan sementara yang ada di areal kawasan wisata Vietnam itu.

Terpisah, salah satu pengelola wisata Vietnam, Ibrahim Yunus mengatakan, pihaknya berupaya untuk ikut membangkitkan dan mengembangkan UMKM di Kota Bandarlampung.

"Ini sejalan dengan program unggulan Walikota Eva Dwiana," kata pengelola wisata Vietnam itu.

Apalagi, kata dia, tak henti-hentinya selaku walikota juga mengajak masyarakat untuk membangun UMKM, agar menjadi pelaku usaha yang mandiri, sejahtera, dan secara tidak langsung membuka lapangan pekerjaan yang berwawasan ekonomi kreatif.(**)


Editor: Agus Setyawan


Leave a Comment