MOMENTUM, Bandarlampung--Persyarikatan Muhammadiyah Kota Bandarlampung menerima wakaf Madrasah Ibtidaiyah dari Yayasan Pendidikan Pajajaran.
Penyerahan wakaf dilakukan Pembina Yayasan Pendidikan Pajajaran, Suhaibi, kepada Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandarlampung, Riyuzen Praja Tuala, di lokasi madrasah, Sabtu (14/2/2026).
Suhaibi menjelaskan, pihaknya mewakafkan madrasah kepada Muhammadiyah karena organisasi yang berdiri sejak 1912 itu dinilai berpengalaman mengelola dan mengembangkan lembaga pendidikan, termasuk madrasah.
“Muhammadiyah sudah berpengalaman mengelola pendidikan. Karena itu kami percaya dan menitipkan Madrasah Ibtidaiyah Pajajaran kepada Muhammadiyah Kota Bandarlampung. Semoga ke depan madrasah semakin berkembang dan maju,” kata Suhaibi.

Wakaf meliputi tanah, bangunan, dan tanaman tumbuh di atasnya. Madrasah Ibtidaiyah Pajajaran tersebut merupakan wakaf atas nama almarhum KH Tobari bin Aniban. Dengan serah terima itu, pengelolaan, pembinaan, pengawasan, dan pengembangan madrasah menjadi tanggung jawab Muhammadiyah. Tanah tersebut diwakafkan oleh KH Tobari sejak tahun 1970-an.
Madrasah Ibtidaiyah Pajajaran beralamat di Jalan Pangeran Antasari Gang H. Thobari No. 49, Kelurahan Tanjungbaru, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandarlampung. Yayasan Pendidikan Pajajaran Bandarlampung berdiri pada 1986 berdasarkan Akta Notaris Nomor 95 Tahun 1986 yang dibuat Notaris Imran Ma’ruf pada 24 September 1986.
Ketua PDM Kota Bandarlampung, Riyuzen Praja Tuala, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Yayasan Pendidikan Pajajaran kepada Muhammadiyah.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Ini amanah dan tugas berat, tetapi mulia,” ujarnya.
Ia berharap Madrasah Ibtidaiyah Pajajaran dapat tumbuh dan berkembang sehingga sejajar dengan madrasah lain di Kota Bandarlampung. Riyuzen juga tercatat sebagai akademisi di UIN Raden Intan Lampung.
Serah terima wakaf dihadiri Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM Lampung Damanhuri Fatah dan jajaran, Kasi Madrasah Kementerian Agama Kota Bandarlampung Said Karimin, serta pengurus PDM Kota Bandarlampung dan Majelis Dikdasmen dan PNF. Hadir pula kepala sekolah, guru, staf, dan tokoh masyarakat setempat. (**)
Editor: Muhammad Furqon
