MOMENTUM, Bandarlampung -- Sebanyak 764 keluarga korban banjir di sejumlah wilayah Kota Bandarlampung menerima bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.
Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, kepada warga terdampak di masing-masing kecamatan, Sabtu (7/3/2026).
Eva Dwiana mengatakan Pemkot Bandarlampung telah menyiapkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap keluarga terdampak, serta bantuan logistik seperti nasi kotak dan beras.
“Dalam bulan ini kita berikan bantuan Rp1 juta kepada warga terdampak. Kemarin juga sudah kita bagikan nasi kotak, dan bantuan ini terus kita salurkan di beberapa wilayah,” ujar Eva Dwiana.
Ia menjelaskan, bantuan telah disalurkan di sejumlah titik wilayah yang terdampak banjir. Di Kecamatan Way Halim, Pemkot menyalurkan sekitar 70 paket bantuan kepada warga.
Sementara di Kecamatan Tanjung Senang sebanyak 521 paket bantuan dan di Kecamatan Sukabumi sekitar 173 paket bantuan bagi warga terdampak.
Selain menyalurkan bantuan, Pemkot Bandarlampung juga menanggapi peristiwa meninggalnya seorang anak yang diduga terseret arus sungai saat banjir.
Menurut Eva Dwiana, berdasarkan informasi yang diterima, korban saat itu sedang bermain di sekitar jembatan sebelum akhirnya terpeleset dan terbawa arus sungai yang deras.
“Dari cerita yang kami dengar, anak ini sedang bermain di jembatan, mungkin terpeleset. Temannya sempat mencoba menolong, tetapi arus cukup deras,” jelasnya.
Ia menambahkan korban akhirnya berhasil ditemukan. Pemerintah Kota Bandarlampung juga telah memberikan bantuan kepada keluarga korban serta merujuk salah satu anggota keluarga yang sakit ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (**)
Editor: Muhammad Furqon
