MOMENTUM, Bandarlampung -- Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, berharap atlet-atlet remaja yang saat ini sedang dibina dapat menjadi tulang punggung kontingen Lampung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.
Hal tersebut disampaikan Taufik saat menghadiri acara buka puasa bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lampung di Hotel POP Bandarlampung, Minggu (15/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Taufik menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian prestasi yang diraih PTMSI Lampung sepanjang 2025–2026.
Menurutnya, salah satu prestasi membanggakan adalah keberhasilan atlet tenis meja Lampung yang masuk dalam tim nasional Indonesia untuk berlaga pada SEA Games 2025 di Thailand.
“Kami turut bangga karena tenis meja Lampung kini menjadi bagian dari tim nasional Indonesia. Ini menunjukkan pembinaan yang dilakukan sudah berada di jalur yang tepat,” kata Taufik.
Ia menilai berbagai prestasi di level nasional yang diraih para atlet tenis meja Lampung menjadi bukti bahwa cabang olahraga tersebut cukup konsisten dalam mencetak prestasi.
Taufik juga optimistis tenis meja masih memiliki peluang untuk mempertahankan bahkan menambah perolehan medali pada ajang PON mendatang.
“Jika melihat prestasi setahun terakhir, saya optimistis tenis meja memiliki peluang minimal mempertahankan dua medali emas yang pernah diraih sebelumnya, bahkan diupayakan bisa bertambah pada PON berikutnya,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya regenerasi atlet dalam pembinaan olahraga agar prestasi dapat terus berkelanjutan.
“Pembinaan olahraga tidak boleh terpaku pada satu generasi. Regenerasi atlet menjadi langkah penting agar prestasi dapat terus dipertahankan secara berkesinambungan,” jelasnya.
Menurut Taufik, komitmen PTMSI Lampung untuk terus meningkatkan pembinaan atlet juga menjadi dorongan bagi KONI Lampung untuk memperkuat sinergi bersama seluruh cabang olahraga dalam meningkatkan prestasi daerah, terutama menjelang PON XXIII tahun 2032 saat Lampung direncanakan menjadi tuan rumah.
Pada acara tersebut turut hadir Wakil Ketua Umum IV KONI Lampung Achmad Chrisna Putra, Dewan Pembina PTMSI Lampung Toto Susilo, Ketua Pengprov PTMSI Lampung Juwita Hasan, serta para pengurus PTMSI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PTMSI Lampung Juwita Hasan mengatakan pihaknya menargetkan sukses ganda pada PON 2032, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi.
Menurutnya, pembinaan atlet muda terus dilakukan sejak dini guna mempersiapkan atlet terbaik menghadapi PON mendatang.
“Kami ingin saat Lampung menjadi tuan rumah PON 2032, tenis meja dapat menyumbangkan pemain-pemain terbaik yang telah dipersiapkan sejak sekarang,” kata Juwita.
Ia menilai waktu enam tahun menuju PON 2032 relatif singkat untuk proses pembinaan prestasi, sehingga program regenerasi atlet muda terus digencarkan oleh PTMSI Lampung.
Selain itu, PTMSI Lampung juga berencana menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada September 2026 di Lampung sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding para atlet.
“Kami berharap dukungan dari KONI Lampung agar program pembinaan dan penyelenggaraan Kejurnas dapat berjalan maksimal,” ujar Juwita. (**)
Editor: Muhammad Furqon
