Lampung Jadi Pusat Gerak Strategis APTISI Menuju Pendidikan Unggul

img
Firmansyah Alfian: Rakernas APTISI Momentum Kolaborasi dan Transformasi Pendidikan

MOMENTUM, Bandarlampung--Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) menjadi ajang penting bagi para pemimpin perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia. 

Hal itu guna merumuskan arah kebijakan pendidikan tinggi yang lebih adaptif dan berdaya saing. Kegiatan yang akan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 di Hotel Grand Mercure Lampung ini dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan akademisi terkemuka.

Ketua APTISI Wilayah II Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., menegaskan bahwa Rakernas ini bukan sekadar forum rutin, melainkan wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi swasta. 

“Kami ingin memastikan bahwa perguruan tinggi swasta menjadi motor penggerak inovasi dan pembangunan sumber daya manusia unggul,” ujarnya.

Firmansyah juga menyoroti pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri. Menurutnya, tantangan global menuntut perguruan tinggi untuk lebih responsif terhadap kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi. 

“APTISI harus menjadi jembatan antara kampus dan dunia usaha agar lulusan kita siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Rakernas I APTISI turut dihadiri oleh Ketua Umum Aptisi Pusat Prof. Dr. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.M., Menteri Perdagangan RI Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., serta Gubernur Lampung Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. Kehadiran para tokoh ini menandai komitmen kuat pemerintah dan dunia pendidikan dalam memperkuat ekosistem perguruan tinggi swasta.

Selain agenda rapat kerja, kegiatan ini juga diawali dengan Gala Dinner pada 22 Agustus 2026 yang menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran gagasan antar pimpinan perguruan tinggi. Suasana dipastikan hangat dan penuh semangat kolaborasi akan  mewarnai pertemuan tersebut.

Firmansyah Alfian menambahkan bahwa Lampung dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan tinggi dan inovasi daerah. 

"Lampung adalah laboratorium pendidikan yang terus tumbuh. Kami ingin menjadikan Rakernas ini sebagai tonggak kebangkitan perguruan tinggi swasta di Sumatera,” tuturnya.

Dalam forum tersebut, APTISI juga membahas strategi digitalisasi kampus, peningkatan mutu dosen, serta penguatan tata kelola perguruan tinggi. Semua poin diarahkan untuk mendukung visi pendidikan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Para peserta Rakernas menyambut antusias gagasan yang disampaikan. Mereka menilai bahwa APTISI kini semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat daya saing bangsa melalui pendidikan. 

“Kami siap berkontribusi nyata untuk menciptakan generasi unggul,” ujar Firmansyah Alfian menutup pernyataannya.

Rakernas I APTISI di Lampung menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi swasta tidak lagi berada di pinggiran sistem pendidikan nasional, melainkan menjadi bagian penting dari transformasi menuju Indonesia Emas 2045. (**)






Editor: Agus Setyawan





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos