MOMENTUM, Pringsewu — Pemerintah Kabupaten Pringsewu memperkuat pembinaan dan pemberdayaan organisasi kemasyarakatan (ormas) agar semakin tertib, profesional, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Upaya itu dilakukan melalui sosialisasi, pembinaan, dan pemberdayaan puluhan ormas di Kabupaten Pringsewu yang digelar di Aula Bupati Pringsewu, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan menghadirkan pemateri dari Pemkab Pringsewu, Polres Pringsewu, Kodim 0424/Tanggamus, dan Kejaksaan Negeri Pringsewu. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Pringsewu Ihsan Hendrawan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan, pemerintah daerah menempatkan ormas sebagai mitra dalam membangun kehidupan sosial dan mendukung pembangunan daerah.
"Hubungan pemerintah daerah dengan ormas bukan hubungan antara atasan dan bawahan, melainkan hubungan kemitraan. Pemerintah menjalankan pemerintahan dan pembangunan, sedangkan ormas memiliki peran sosial serta jaringan yang menjangkau masyarakat," kata Riyanto saat membuka kegiatan.
Menurutnya, kemitraan tersebut harus dibangun melalui komunikasi terbuka, koordinasi, dan saling menghargai. Pembinaan diarahkan agar ormas semakin profesional dan tertib, sedangkan pemberdayaan ditujukan untuk meningkatkan kontribusi ormas bagi masyarakat.
"Pengawasan bukan untuk membatasi ruang gerak, melainkan memastikan ormas tumbuh sehat dan dipercaya masyarakat," ujarnya.
Riyanto mendorong program ormas diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Sedikitnya ada lima bidang yang dapat menjadi fokus, yakni sosial, pendidikan, ekonomi, lingkungan, serta kebangsaan dan kerukunan.
Di bidang sosial, ormas dapat terlibat dalam membantu warga yang membutuhkan, penanganan bencana, dan perlindungan kelompok rentan. Bidang pendidikan dapat diisi dengan kegiatan literasi, pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, dan penguatan generasi muda.
Sementara bidang ekonomi dapat diarahkan pada pemberdayaan UMKM, pelatihan keterampilan, dan pengembangan potensi ekonomi lokal. Di bidang lingkungan, ormas dapat terlibat dalam kebersihan, penghijauan, dan pelestarian lingkungan.
"Bidang kebangsaan dan kerukunan dapat diwujudkan melalui toleransi, gotong royong, persatuan, dan menjaga kondusivitas daerah," katanya.
Riyanto juga meminta ormas ikut menjaga kerukunan dan keamanan di tengah keberagaman masyarakat Pringsewu. Setiap perbedaan atau persoalan, kata dia, harus disikapi dengan dialog dan diarahkan menjadi solusi.
"Apabila muncul perbedaan atau persoalan, hendaknya menjadi bagian dari solusi. Suasana yang aman dan rukun menjadi pijakan untuk berkolaborasi membangun Kabupaten Pringsewu," tegasnya.
Dia menegaskan pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pembinaan dan pemberdayaan ormas diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
"Mari kita teguhkan semangat bersinergi, berkolaborasi, dan bergotong royong untuk masyarakat Pringsewu yang mandiri, aman, kondusif, maju, unggul, dan religius," pungkasnya. (*)
Editor: Muhammad Furqon
