Antrean Solar, Putri Zulhas Soroti Efektivitas Layanan SPBU di Lampung

img
DPR RI dari Fraksi PAN, Putri Zulkifli Hasan dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Antrean kendaraan untuk mendapatkan solar bersubsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Lampung belum juga teratasi. 

Lamanya proses pengisian BBM dan efektivitas pelayanan SPBU menjadi sorotan Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Putri Zulkifli Hasan atau Putri Zulhas.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) bersama Gubernur Lampung, Jumat (9/10/2026), Putri menyoroti proses pelayanan di SPBU, mulai dari durasi pengisian solar hingga jumlah operator yang bertugas melayani konsumen.

Dari hasil sidak, pengisian solar sebanyak 40–45 liter yang semestinya dapat diselesaikan sekitar lima menit, di lapangan masih membutuhkan waktu 10 hingga 20 menit.

Lamanya proses tersebut diduga berkaitan dengan keterbatasan operator yang harus melayani beberapa kendaraan sekaligus. Kondisi ini membuat waktu pelayanan bertambah dan berpotensi memperpanjang antrean.

Putri juga menyoroti mekanisme pemeriksaan QR Code dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dalam pembelian solar bersubsidi. Menurutnya, sistem pelayanan perlu dievaluasi agar proses verifikasi berjalan efektif tanpa mengabaikan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.

Evaluasi tersebut mencakup efektivitas alur pelayanan dan kecukupan petugas di lapangan. Dengan perbaikan sistem, waktu tunggu konsumen diharapkan dapat dipangkas sehingga antrean kendaraan tidak terus mengular.

Antrean solar bersubsidi di sejumlah SPBU Lampung dilaporkan terjadi sejak sekitar sebulan terakhir. Kondisi ini membutuhkan penanganan agar pelayanan kepada masyarakat, terutama pengguna kendaraan yang bergantung pada solar, dapat kembali berjalan lebih lancar.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos