172 Calon Kepala Pekon di Pringsewu Teken Komitmen Pilkakon Damai

img
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas pada penandatanganan ikrar pemilihan kepala pekon damai. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pringsewu--Sebanyak 172 calon kepala pekon/desa (kapekon) dari 59 pekon di sembilan kecamatan di Kabupaten Pringsewu menandatangani komitmen bersama untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak 2026 secara aman, damai, dan demokratis.

Penandatanganan komitmen dan pengucapan ikrar tersebut berlangsung di Aula Utama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Selasa (13/10/2026). Kegiatan dihadiri Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan, pemilihan kepala pekon merupakan bagian dari proses demokrasi yang memberi masyarakat kesempatan menentukan pemimpin untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan.

Namun, perbedaan pilihan dan kepentingan dalam proses pemilihan berpotensi memicu konflik jika tidak disikapi secara dewasa.

“Deklarasi damai ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Pekon yang aman, tertib, lancar, dan damai,” kata Riyanto.

Sebanyak 172 calon kepala pekon dari 59 pekon di sembilan kecamatan menandatangani komitmen bersama untuk menyukseskan Pilkakon Serentak Kabupaten Pringsewu 2026. Foto: Ist.

Ia meminta seluruh calon bersaing secara sehat dengan menyampaikan visi, misi, dan program kerja secara santun. Para calon juga diingatkan untuk menghindari politik uang, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta tindakan yang dapat memecah belah masyarakat.

Riyanto turut mengingatkan para pendukung dan simpatisan agar menghormati perbedaan pilihan. Menurutnya, persaingan politik tidak seharusnya merusak hubungan kekeluargaan maupun persatuan warga pekon.

Ia juga meminta panitia dan seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi untuk menjaga situasi tetap kondusif, mencegah konflik, serta menyelesaikan persoalan melalui komunikasi dan musyawarah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kemenangan sejati bukan hanya tentang perolehan suara terbanyak, tetapi bagaimana kita mengikuti seluruh proses dengan jujur, menghormati aturan, dan tetap menjaga persatuan,” tegasnya.

Melalui deklarasi dan penandatanganan komitmen tersebut, pemerintah daerah berharap Pilkakon Serentak Pringsewu 2026 dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan integritas.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos