Jadikan Masjid sebagai Tempat Pemberdayaan Umat Islam

img
Pengukuhan pengurus DMI Waykanan. Foto. Vit.
Waykanan

Harianmomentum.com-Masjid merupakan satu institusi sentral dalam peradaban Islam dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah umat Islam. Dari masjid tumbuh dan berkembang khazanah pemikiran dan keilmuan serta strategi pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat Islam. 

Masjid selain menjadi basis ideologi dan spiritual umat Islam, juga berperan sebagai wahana memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya serta berbagai bidang lainnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Edward Antony, mewakili Bupati Waykanan Raden Adipati Surya pada sambutan Pengukuhan Dewan Pengurus Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Waykanan Tahun 2019 Masa Bhakti 2018-2023 di Ruang Rapat Utama Pemkab setempat, Kamis (14-3-19).

Dengan terbentuknya DMI di Kabupaten Waykanan, diharapkan dapat mengemban amanah organisasi secara baik untuk kemaslahatan umat. Karena bagi seorang muslim, masjid adalah lembaga terpenting setelah rumah dan tempat kerja.

Masjid harus dijaga jangan sampai menjadi tempat penyebaran paham yang tidak sesuai dengan Islam, seperti radikalisme, fanatisme sektarian, permusuhan terhadap agama dan kepercayaan orang lain.

Dalam usianya menjelang 47 tahun, berdiri pada 22 Juni 1972, masih banyak ruang bagi Dewan Masjid Indonesia (DMI) khususnya di Kabupaten Way Kanan untuk berbuat bagi kemajuan dan peningkatan kualitas pengelola masjid. 

Sementara Pengurus DMI (DMI) Kabupaten Waykanan periode 2018-2023, ketua Saipul, sementara itu bupati, ketua DPRD, kepala Kantor Kementerian Agama serta  ketua MUI Way Kanan menjadi pembina.

Acara itu dihadiri Ketua DMI Provinsi Lampung,  Santoso Yusuf, beserta jajaran, dan para pejabat setempat. (vit).



Leave a Comment