Aneh, Proyek Aspal Jalan Rp4,4 Miliar Ditumbuh Rumput

img
Proyek jalan di daerah Lampung Barat. Foto. Lem.

MOMENTUM, Balikbukit--Sejumlah rumput tumbuh menembus aspal jalan di Pemangku (Dusun) Landos, Pekon (Desa) Wayemplau Ulu, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar). 

Tumbuhnya rumput itu memunculkan dugaan, pengerjaan proyek peningkatan jalan latasir dan lapen milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Lampung, tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan.

Informasi yang diperoleh harianmomentum.com, proyek itu dikerjakan oleh CV Bangun Karya Pratama. Proyek ini bernilai Rp4,4 miliar dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung tahun 2019.

Proyek yang seharusnya kelar pada Desember

Proyek tersebut terbagi dalam dua pekerjaan. Yaitu, pekerjaan lapen sepanjang 1.500 meter. Proyek ini hingga Desember 2019 belum kelar. 

Satu lagi, proyek latasir sepanjang 1.650 meter. Meski pekerjaannya sudah rampung, namun dididuga tidak sesuai spesifikasi. Indikasinya antara lain di sejumlah tempat tampak ditumbuhi rumput.

Pantaun di lokasi pada Senin (13/1-2020), harianmomentum.com melihat ada rumput tumbuh di sejumlah tempat menembus aspal proyek jalan.

Selain itu, bahu jalan yang menganga atau longsor akibat tergerus air (longsor), juga dibiarkan tak ditimbun. Kondisi ini tentu berbahaya bagi pengguna jalan.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarak (LSM) PIN RI Suhartanto menduga, proyek jalan itu dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Hal ini bisa dilihat dari ketebalan jalan latasir yang telah selesai dikerjakan, banyak ditemukan kejanggalan.

"Bisa diliat, dari sisi ketebalan jalan juga dipertanyakan. Dengan tumbuhnya rumput menggambarkan jalan tersebut kurang tebal," ucapnya.

Kejagalan lain pada pekerjaan peningkatan jalan, selama proyek itu dikerjakan, pihak kontraktor tidak memasang papan informasi proyek sebagai wujud transparansi.

"Dari awal sudah terlihat dari tidak memasangnya papan informasi proyek. Seperti dikerjakan oleh hantu saja dan menggunakan uang siluman," cetusnya.

Sementara itu, harianmomentum.com sempat mendatangi Kantor UPTD Wilayah V Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Lampung di Liwa untuk meminta keterangan terkait proyek peningkatan jalan di Pekon Wayemplau Ulu. Namun, baik Kepala UPTD Wilayah V maupun Kasi Jalan di UPTD tersebut tidak ada di Kantor.

"Tidak ada orang mas, baik Kepala dan Kasi Jalan yang memang menanganinya tidak ada ditempat," kata salah satu pegawai UPTD Wilayah V. (Lem).



Leave a Comment