Penuturan Dedi Amrullah Diajak Eva Jadi Wakilnya di Pilwakot

img
Baka Calon Wakil Walikota Dedi Amrullah. Foto: acw

MOMENTUM, Bandarlampung--Kamis 20 Februari 2020 menjadi hari penuh barokah bagi Dedi Amrullah, mantan birokrat di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

Di hari itu, Bakal Calon Walikota Bandarlampung Eva Dwiana memintanya untuk hadir di Kantor PKK Bandarlampung.

Dedi pun segera datang, memenuhi panggilan istri Walikota Bandarlampung Herman HN itu.

Sesampainya di Kantor PKK, mantan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bandarlampung itu segera dipersilahkan masuk, bertemu dengan Ketua PKK kota setempat, Eva Dwiana.

Dalam pertemuan itu, Dedi diajak untuk menjadi calon wakil walikota, di Pemilihan Walikota (Pilwakot) 2020, mendampingi Eva Dwiana. Dedi pun sontak kaget, mendengar penyampaian Eva.

"Ini di luar dugaan saya. Karena pemberitahuannya begitu singkatnya. Kamis saya dipanggil, diminta mendampingi beliau," kata Dedi kepada harianmomentum.com, Senin (24-2-2020).

Terkait permintaan tersebut Dedi pun menyatakan kesiapannya.  "Saya sebagai mantan staf pak Herman, akan berupaya semaksimal mungkin membantu, mendampingi bunda (panggilan Eva Dwiana) untuk menjadi wakil walikota," ungkapnya.

Baca juga: Terungkap, Ini Wakil yang Mendampingi Eva Dwiana Maju Pilwakot

Ajakan tersebut menjadi anugrah yang begitu besar bagi Dedi. "Lebih dari anugrah yang saya terima ini. Tapi hidayah dari tuhan melalui tangan beliau (Eva)," katanya.

Sebab, sambung dia, selama ini banyak orang-orang yang bersedia menjadi wakilnya Eva di Pilwalkot.

"Makanya saya pun kaget. Kok tiba-tiba memilih saya. Padahal kan banyak yang meminta untuk jadi wakil beliau (Eva)," jelasnya.

Mendatang, Dedi siap turun ke masyarakat dalam rangka sosialisasi pasangan calon kepala daerah.

"Sebagai wakil saya harus siap mendampingi beliau. Sosialisasi dan menjalankan roda pemerintahan kedepannya," terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai wakil akan tahu diri. Tidak akan melampaui kewenangan  walikota jika nantinya terpilih di Pilwakot mendatang.

"Saya tidak akan lancang. Saya tahu diri, wakil walikota tidak bisa mengambil keputusan. Wakil walikota hanya membantu walikota sebatas pendelegasian," ungkapnya.

Selain telah bertemu Eva, Dedi pun telah bertemu langsung oleh Herman HN. "Setelah saya bertemu bunda, saya langsung diminta menghadap Pak Herman HN di kediamannya, Palapa. Hari itu juga," katanya.(**)

Laporan/Editor: Agung Chandra Widi



Leave a Comment