Dampak Covid, Museum Lampung Sepi Pengunjung

img
Museum Lampung. Foto. Alfanny.

MOMENTUM, Bandarlampung--Jumlah pengunjung Museum Lampung menurun drastis. Sejak pandemi Covid-19, jumlah pengunjung museum, kini hanya lima sampai 10 orang per hari.

Kepala Seksi (Kasi) UPTD Pelayanan Museum Lampung Rodi Hayani mengatakan sejak pandemi covid-19 pada perteangan Maret 2020, museum sempat ditutup sampai bulan Agustus. Kemudian mulai  dibuka kembali pada awal September.

"Sejak dibuka September, jumlah pengunjung mengalami penurun, hingga sekitar 90 persen. Biasanya mencapai ratusan pengunjung setiap hari. Kalau sekarang, sehari hanya lima sampai sepuluh orang yang berkunjung ke museum," kata Rodi, Senin (19-10-2020).


Kasi UPTD Pelayanan Museum Lampung, Rodi Hayani. Foto. Alfanny.

Menurutnya Rodi, Museum Lampung terus memberikan informasi kepada masyarakat, mahasiswa, dan siswa bahwa museum sudah dibuka kembali. Meski kini menerapkan standar baru bagi pengunjung karena pandemi Covid-19.

"Sudah kami siapkan tempat cuci tangan, cek suhu, hand sanitizer, harus pakai masker. Lalu, banner-banner untuk menjaga jarak, kursi dan lantai di beri tanda silang supaya ada jarak antarpengunjung," jelasnya.

Disebutkan, tarif masuk Museum Lampung, anak-anak Rp1000, dewasa Rp5000, mahasiswa Rp2000. "Museum ini penting untuk pendidikan maka tetap dibuka. Seperti untuk pembelajaran siswa mengenal benda-benda sejarah dan kebudayaan Lampung zaman dulu atau mahasiswa untuk penelitian," ucapnya.

Salah satu pengunjung, Putri Dewi Lestari, siswa SMA Negeri 1 Seputihraman, Lampung Tengah, mengatakan berkunjung ke musem karena progam kegiatan dari sekolahnya. Dia memperoleh pengetahuan tentang sejarah Lampung setelah berkunjung ke museum.

"Mau datang pas ada virus Corona gini karena ada kesempatan dan udah kelas 12 juga jadi nambah tau sejarah yang ada di Lampung. Kebutulan gratis juga progam sekolah yang dapat undangan dari Museum Lampung," katanya.    

Laporan: Alfanny Pratama.

Editor: Munizar



Leave a Comment