Rektor Unila Membaik Pasca Positif Covid-19, Puluhan Staf Unila Rapid Tes

img
Konferensi pers di ruang sidang lantai II Gedung Rektorat kampus setempat, Senin (23-11-2020). Foto: acw
MOMENTUM, Bandarlampung--Kesehatan Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani dikabarkan sudah membaik, pasca dinyatakan positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Meski membaik, namun rektor bersama sang istri Enung Juhartini Karomani masih menjalani perawatan (isolasi, red) di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung.

Saat ini, Satgas Covid-19 telah melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak langsung dengan rektor. Puluhan staf staf pun menjalani rapid test.

Begitulah benang merah yang disampaikan Ketua Satgas Covid-19 Unila, dr. Asep Sukohar dalam konferensi pers di ruang sidang lantai II Gedung Rektorat kampus setempat, Senin (23-11-2020).

dr. Asep Sukohar menuturkan, pagi tadi dia menerima pesan terkait kondisi beliau rektor yang sudah membaik. Begitu pun dengan istrinya.

"Saturasi oksigen Pak Rektor 98 persen, artinya kondisi saluran pernafasan beliau sudah membaik,” kata dr. Asep Sukohar.

Lebih lanjut Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unila itu menyebut, saturasi oksigen atau kandungan oksigen di dalam darah berada dalam kisaran 95-100, berarti normal.

“Virus corona itu menyerang saluran pernafasan. Jika seseorang terpapar virus Corona saluran pernafasannya akan terganggu. Itu lah yang bisa menyebabkan kematian karena saluran pernafasan tidak optimal,” terang Asep.

Sementara Juru Bicara Rektor Unila, Nanang Trenggono mengatakan, ada sekitar 25 pegawai, termasuk pejabat Unila yang akan rapid test berdasakan tracing.

“Semua yang kontak erat dan Pak Rektor dan istri akan dirapid, termasuk pejabat Unila: Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, dan Wakil Rektor IV. Kalau Wakil Rektor II, dr. Asep sudah melakukan rapid test mandiri karena punya alatnya di rumah,” sebut Nanang.

Dua diantaranya yang melakukan kontak cukup intens dengan rektor yaitu supir dan ajudan rektor sudah lebih dulu dirapid dengan hasil nonreaktif. Namun, hari ini tetap dilakukan tes swab.

“Hasil swabnya belum keluar, nanti kalau hasilnya keluar akan kami sampaikan ke media,” ujar Nanang.(**)

Laporan/Editor: Agung Chandra Widi


Leave a Comment