Lamtim Minta Pemprov Bantu Atasi Murahnya Harga Singkong

img
Anggota DPRD Provinsi Lampung dapil 8 kunjungan kerja ke Pemkab Lamtim.

MOMENTUM, Sukadana--Pemkab Lampung Timur (Lamtim) meminta pemprov membantu mengatasi mengatasi murahnya harga singkong.

Pemkab Lamtim sudah berupaya memperbaiki harga komoditas tersebut agar petani tidak rugi. Namun, hingga kini tidak berhasil. Antara lain karena kesulitan memanggil perusahaan tapioka yang ada di wilayahnya.

"Kami pernah memanggil pimpinan perusahaan tapioka untuk memperbaiki harga singkong. Tapi yang datang sekuriti sehingga tidak bisa menghasilkan apa-apa," kata Asisten 2 Pemkab Lamtim, Datang Hartawan, Senin, 22 Februari 2021.

Kepada 10 Anggota DPRD Provinsi Lampung dari daerah pemilihan 8 di ruang rapat Bupati Lamtim di Sukadana, Hartawan meminta pemprov mengambil-alih persoalan singkong.

Rombongan DPRD Provinsi Lampung dapil 8 yang dipimpin Noverisman Subang dari Fraksi PKB. Diterima Pelaksana Harian Bupati Lamtim, Tarmizi dan jajarannya.

Selanjutnya, Hartawan mengatakan Pemkab Lamtim kesulitan mengatasi masalah murahnya harga singkong terutama ketika berhubungan dengan perusahaan tapioka, seperti Bumi Waras yang memiliki pabrik di Lamtim.

"Kami panggil pimpinan perusahaan singkong, yang datang sekuriti. Dalam pertemuan, sekuriti bilang akan disampaikan kepada pimpinannya, namun setelah pertemuan tidak ada tindaklanjutnya. Harga Singkong tetap murah dan merugikan petani," jelasnya.

Selain itu, dia menyarankan pemprov membuat harga patokan singkong yang berlaku untuk seluruh Lampung.

Smentara 10 Anggota DPRD Lampung dapil 8 yang reses dan hadir dalam pertemuan itu , Ali Imron dari Fraksi Golkar, Ketut Erawan dan Ferliska Ramadhita Johan (PDIP), M Khadafi Azwar dan Asep Makmur (Demokrat), Ismail Jafar (PKS), Ahmad Giri Akbar (Gerindra), Garinza Reza Pahlevi (Nasdem) dan Binti Amanan dan Noverinsman Subing (PKB). (*)

Laporan: Arif Fahrudin 

Editor: M Furqon. 



Leave a Comment