MOMENTUM, Pagaralam -- Etape terakhir Safari Ramadan PTPN I Regional 7 tahun 1447 H/2026 berlangsung di Kebun Pagaralam, Sumatera Selatan, Rabu, 4 Maret 2026. Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun mengajak umat Islam, terutama karyawan PTPN I Regional 7 untuk membiasakan diri menebar salam. Menurut dia, salam adalah jalan keselamatan dan salah satu kunci membangun kebersamaan dengan sesama dan alam semesta.
Safari Ramadan dengan agenda penguatan spiritualitas karyawan dan santunan yatim piatu dihadiri unsur pimpinan PTPN I Regional 7. Antara lain Tuhu Bangun sebagai Region Head, Operation Head Iyan Haryanto, Business Support Head Iskandar Dewantara, para Kepala Bagian, dan beberapa pejabat lain. Mereka disambut Manajer Kebun Pagaralam Zunaidi bersama Manajer Pabrik Teh Silvana Dewi, Manajer Kebun Senabing Sugeng, Manajer Kebun Sungai Niru Malik Royan, dan jajarannya.
Dari unsur stakeholder hadir Camat Pagaralam Utara, Kades Dempo Makmur, dan para tokoh dan ulama setempat. Puluhan anak yatim dan kaum duafa juga diundang pada acara tersebut untuk kemudian mendapatkan santunan dari perusahaan. Sedangkan ceramah agama disampaikan oleh Ustadz Muhammad Sa'ad Al-Ghifari.
Tuhu Bangun menegaskan, industri teh PTPN I Regional 7 di Kebun Pagaralam ini sudah sangat lama berdiri. Keberlanjutan usaha ini, kata dia, karena manajemen mampu menjaga harmoni dengan lingkungan sekitar dan stakeholder. Hubungan yang saling menguntungkan dan menguatkan ini adalah bukti bahwa para pihak tidak ada yang dirugikan.
"Simbiosis mutualisme yang terbangun sejak lama ini adalah model terbaik. Untuk itu, saya mewanti-wanti kepada semua karyawan, terutama unsur pimpinan untuk menjaga warisan harmoni ini dengan baik. Sebab, tugas kita mengelola aset negara ini bukan sekadar keuntungan material, tetapi juga menjaga stabilitas nasional melalui penyediaan lapangan kerja, meningkatkan ekonomi wilayah, dan menjadi agen pembangunan," kata dia.
Menggaris bawahi pernyataan Tuhu Bangun, Ustadz M. Sa'ad Al-Ghifari menjelaskan makna "salam" lebih perinci. Ia menyebut salam atau keselamatan bersama adalah inti dari persaudaraan dalam kacamata Islam. Mengutip hadis Nabi, orang yang senantiasa menjaga persaudaraan, di akhirat kelak akan mendapat kemuliaan laksana ia berdiri di mimbar mutiara.
"Lalu para sahabat bertanya, ya Rasulallah, apa ciri-ciri orang yang akan dimuliakan itu, Rasulullah menjawab, mereka adalah orang-orang yang menjaga persaudaraan karena Allah, bukan karena yang lain. Ukhuwah Islamiah adalah persaudaraan karena Allah. Ia tidak memandang harta, jabatan, atau derajat. Seperti yang dilakukan PTPN menyantuni anak yatim dan kaum duafa tadi, itu karena Allah, bukan karena ingin dipuji atau lainnya," kata Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Miftahul Jannah Pagaralam itu.
Lebih lanjut M. As'ad juga mengajak jamaah untuk memelihara iman dan Islam sampai maut menjemput. Sebab, kata dia, iman adalah modal utama untuk menjalani kehidupan dunia yang sementara dan penuh dinamika cobaan ini. Hanya dengan iman, seorang muslim akan selalu berada pada posisi baik. Seluruh masalah hidup akan selesai dengan iman.
"Kalau orang beriman, urusan apa saja selesai. Kayanya orang beriman akan menikmati rasa batin terindahnya ketika membelanjakan hartanya di jalan Allah. Ketika sakit, seorang beriman akan gugur dosa-dosanya. Sehatnya orang beriman akan merasa nyaman beribadah. Dan seterusnya," kata dia.
Ustadz muda kelahiran Pagaralam dari pasangan Jawa dan Empat Lawang ini juga mendoakan PTPN I Regional 7 terus berkarya untuk bangsa dan masyarakat. Kepedulian kepada sesama yang membutuhkan, kata dia, akan menjadi penyebab datangnya keberkahan dari Allah dan yang akan menyelamatkan dari keburukan dunia dan akhirat.
"Mudah-mudahan kita diberi kelapangan pikiran, hati, dan langkah sehingga hidup di dunia dengan tenteram dan kelak di akhirat dikumpulkan bersama orang-orang Sholih. Amiin," kata dia.
Sementara itu, Tamrudin, seorang tokoh masyarakat Pagaralam memberikan sambutan apresiasinya kepada PTPN I Regional 7. Ia menyampaikan terima kasih kepada PTPN I Regional 7 yang telah dan terus peduli dengan lingkungan sekitar. Ia juga mendoakan PTPN I terus meraih kesuksesan sehingga bisa lebih besar dan luas lagi kepeduliannya kepada masyarakat.
"Kegiatan Safari Ramadan yang rutin setiap tahun ini kami dukung dan hendaknya terus berlanjut. Demikian juga dengan santunan untuk anak yatim-piatu ini sangat membantu. Terima kasih atas kepeduliannya selama ini," kata dia.
Agenda Safari Ramadan di PTPN I Regional 7 Kebun Pagaralam menjadi penutup rangkaian agenda tahunan tahun 1447/2026. (*)
Editor: Muhammad Furqon
