Ini Penyebab Nama Dendi Ramadhona Trending di Twitter

img
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Menparekraf Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.

MOMENTUM, Gedongtataan--Zaman digital menuntun masyarakat kepada kecepatan untuk mengakses informasi.

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus berupaya meningkatkan kinerja melalui digitalisasi dan pemanfaatan media sosial untuk mengabarkan pembangunan.

Bahkan, karena hal itu pula, nama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sempat populer di jejaring media sosial Twitter. Dendi muncul dalam empat ribu cuitan lebih yang diunggah pada Sabtu 8 Oktober 2022 lalu.

"Ini (trending di twitter) juga sekaligus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja melayani warga Bumi Andan Jejama," kata Dendi, Senin (10-10-2022).

Menurut Dendi, tidak mudah untuk trending di media sosial, apalagi jika hal itu berkaitan dengan program pemerintahan. Dia juga berharap melalui media sosial dapat menjadi wadah promosi kabupaten setempat untuk lebih dikenal khalayak luas.

"Semoga masyarakat luas lebih mengenal Pesawaran, sehingga segala potensi yang ada dapat dimaksimalkan untuk kemajuan bersama," harap Dendi.

Menanggapi kabar tersebut, Kadis Kominfo Pesawaran, Jayadi Yasa mengungkap hal itu terjadi karena informasi terkait program pembangunan pemerintah sudah mulai tertata dan tersampaikan kepada masyarakat.

"Selain karena kerja keras Bupati Pesawaran untuk terus meningkatkan kinerja, ini juga terjadi karena informasi tentang pembangunan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, melalui berbagai paltform media sosial resmi milik Pemkab Pesawaran," bebernya.

Jayadi menyebut, banyak program pemerintah setempat di bawah kepemimpinan Dendi Ramadhona yang menjadi sorotan publik, bahkan hingga kancah nasional. Antara lain: mewakili Lampung dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia dan masuk lima puluh besar nasional, kemudian penghargaan dari Dekranasda Pusat atas kerajinan sulam jelujur khas pesawaran.

"Selain karena pemanfaatan media sosial, trendingnya nama Bupati Pesawaran juga karena keterlibatan media massa dalam mengawal pembangunan, menjalankan fungsimya sebagai kontrol sosial sekaligus mitra pemerintah," katanya. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos