MOMENTUM, Bakauheni -- Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin bersama forkopimda meninjau arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa 24 Desember 2024.
Samsudin meninjau Port Operation Control Center (POCC) ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Bakauheni dan dermaga eksekutif Pelabuhan Penyebrangan Bakauheni.
Selain itu, dia juga berinteraksi dengan warga yang sedang bersiap untuk menyeberang menggunakan kapal eksekutif. Pj. Gubernur menekankan pentingnya perencanaan matang guna memastikan kelancaran arus mudik, apalagi didukung kondisi cuaca yang lebih baik dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.
"Alhamdulillah, sampai saat ini cuaca mendukung. Jika kondisi ini bertahan, saya optimis perencanaan dapat berjalan lancar," ujarnya.
Ia juga berharap langkah antisipasi seperti penyiapan pengantongan kendaraan tetap siap, meskipun diharapkan tidak perlu digunakan berkat kelancaran pengaturan dan cuaca yang bersahabat.
Pada kesempatan tersebut, Samsudin menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan para pemudik. Ia menyarankan agar tim kesehatan tidak hanya menunggu di posko, tetapi juga aktif bergerak memantau kondisi kesehatan para pengguna jasa di setiap kendaraan sebelum naik ke kapal.
"Kesehatan adalah faktor penting. Tim kesehatan harus siap berkeliling dan memantau langsung, sehingga jika ada yang membutuhkan pertolongan dapat segera ditangani," tegasnya.
Dia juga menyatakan optimismenya terhadap kesiapan Pelabuhan Bakauheni dalam menyambut puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru.
"Antisipasi telah dilakukan dengan baik. Saya yakin semua persiapan ini akan memastikan kelancaran perjalanan masyarakat," tutupnya.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Bakauheni Syamsudin, melaporkan Pelabuhan Bakauheni menyiapkan 67 kapal, tujuh dermaga termasuk dermaga reguler dan eksekutif, serta pelabuhan kerja sama PT Wika Beton sebagai opsi darurat.
Pelabuhan melayani berbagai jenis kendaraan, termasuk pejalan kaki, roda dua, roda empat, dan kendaraan berat. Layanan ekspres diperkuat dengan pembaruan arus lalu lintas dan penambahan jumlah tollgate. Total kapasitas kendaraan yang dapat ditampung mencapai 6.919 unit kendaraan kecil di pelabuhan, dengan kapasitas kapal mencapai 31.986 kendaraan kecil per hari.
Selain itu, fasilitas pendukung seperti 27 loket tiket, 22 vending machine portabel, 167 CCTV, 92 unit toilet (termasuk 10 portabel), serta posko kesehatan 24 jam telah disiapkan. Kesiapan ini didukung oleh 737 personel ASDP bersama petugas gabungan dari TNI AL, Brimob, Dishub, BPTD, KSOP, BMKG, dan Taruna STTD-PTDI. (**)
Editor: Muhammad Furqon