MOMENTUM, Bandarlampung--Penerbangan internasional perdana dari Lampung ke Kuala Lumpur Malaysia bakal dilaksanakan pada Kamis (12-2-2026) besok.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan memastikan, Aparatus Sipil Negara (ASN) Pemprov tidak dipaksa untuk mengikutinya.
"Pada prinsipnya, kita tidak ada pemaksaan bagi OPD untuk ikut terbang," kata Marindo, Rabu (11-2-2026).
Menurut dia, OPD diminta untuk menyosialisasikan penerbangan internasional perdana tersebut.
"Kita meminta untuk mensosialisasikan kepada OPD-nya apabila ada stakeholder ataupun tetangga, sanak keluarga yang ingin terbang ke Malaysia, ya boleh ikut penerbangan besok," jelasnya.
Selain itu, dia menyebutkan, penerbangan perdana tersebut menggunakan biaya pribadi, bukan dari APBD.
"Jadi itu biayanya pakai biaya sendiri kita , tidak ada perjalanan dinas luar negeri, tidak boleh. Kemudian, situasi lagi prihatin, defisit," sebutnya.
"Maka, kalau ada surat yang terbit, itu surat sifatnya mengimbau untuk kita mensukseskan kegiatan ini. Bukan PNS-nya yang terbang. Tidak harus PNS yang terbang," tambahnya.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, peserta yang mengikuti penerbangan perdana itu bukan ASN.
"Ada dari travel agent, kita sudah kumpulin. Ada dari Asita, Astindo, PPUI. Insya Allah yang sudah mendaftar banyak," jelasnya.
Meski demikian, menurut dia, memang ada sejumlah pejabat yang mengikuti sekaligus menghadiri pertemuan pemerintah malaysia.
Pertemuan tersebut sekaligus mempromosikan Lampung agar dapat lebih menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia.
"Agenda ada pertemuan dengan Konsulat Jenderal, Atase Perhubungan dan Atase Perdagangan. Sekaligus ke Kedutaan Indonesia agar kita bisa dibantu mempromosikan Lampung," ungkapnya.
Selain itu, dia mengaku telah menghubungi sejumlah pekerja migran di Malaysia.
"Ternyata memang sudah ada beberapa migran yang ingin pulang ke Lampung," tuturnya. (**)
Editor: Agung Darma Wijaya
