MOMENTUM, Bandarlampung -- PTPN I Regional 7 menandatangani kerja sama dengan Kodam XXI Radin Inten, di Ruang Harmonis, Kantor PTPN I Reg 7, Kamis (8/1/2026). Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat stabilitas keamanan dan operasional perusahaan, serta mendukung pembangunan daerah dan ketahanan pangan nasional.
Region Head PTPN I Regional 7, Tuhu Bangun pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas penandatanganan yang dilakukan dan sangat mengapresiasi atas bantuan yang telah diberikan Kodam XXI Radin Inten selama ini.
Ia berharap hubungan kerjasama dapat semakin diperkuat. PTPN I Regional 7 berkomitmen untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Dalam melakukan kerjasama ini dari semua wilayah sesuai dengan target nasional dan program Presiden, dimana kita menaikkan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan PTPN I Regional 7 tidak hanya untuk mencari laba tapi juga berfungsi untuk menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan menyerahkan keuntungan kepada negara untuk devisa.
Tuhu menegaskan, agar seluruh manajer dapat berkomunikasi aktif & bersinergi dengan Dandim dan jajarannya, untuk melakukan pengamanan asset dan produksi. PTPN I Regional 7 selama ini mendapat bantuan pengerahan personil TNI AD guna melakukan pembinaan teritorial di wilayah Lampung dan Bengkulu untuk penjagaan aset dan produksi sehingga tercipta lingkungan usaha yang kondusif.
Sejarah mencatat TNI merupakan ujung tombak dalam menyelamatkan asset negara. Yang bertanggung jawab mengamankan seluruh asset ini dalah TNI. Keberadaan TNI ini sangat melekat terutama dalam mengamankan wilayah teritorial dari gangguan kelompok dan intervensi ke internal PTPN, modusnya adalah objek vital asset dan produksi.
"Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga, dan dapat menghasilkan program-program sinergis, terutama dalam mendukung pembangunan dan ketahanan pangan di wilayah kerja Kodam Radin Inten,” ungkapnya.
Ia menegaskan PTPN sangat memerlukan dukungan dari jajaran Kodam, termasuk untuk pengamanan Perkebunan yang kami jalankan. Dukungan TNI sangat membantu terutama dibidang keamanan sehingga operasional Perusahaan bisa berjalan lancar.
Sementara Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mengapresiasi kerjasama dalam rangka ketahanan ekonomi tanaman pangan. Ekonomi dan keamanan harus bersinergi. Kerjasama tidak hanya fokus pada pengamanan aset dan produksi, tapi juga pengembangan SDM.
“Saat ini, Kodam XXI sudah meluncurkan aplikasi Centurion 21. Aplikasi ini membantu Babinsa dalam melaporkan data tanaman pangan (padi, jagung, tebu). Dari aplikasi ini juga, bisa memantau masa tanam, dan identifikasi masalah. PTPN I Regional 7 bisa manfaatkan aplikasi ini untuk tingkatkan ketahanan pangan dan produksi,” papar Kristomei Sianturi.
Kerja sama pengembangan aplikasi Centurion 21 bisa jadi langkah strategis, selasaras dengan tugas utama TNI.
TNI AD fokus bina teritorial, jaga keamanan, dan komunikasi sosial dengan masyarakat. Perjanjian kerjasama teknis PTPN I Regional 7 dan TNI AD untuk ciptakan rasa aman dan kondusif.
Masukan dan evaluasi penting untuk perbaikan kinerja. Kerjasama harus simbiose mutualisme, benefit bagi Kodam dan PTPN I Regional 7. Perjanjian teknis untuk tingkatkan keamanan aset dan kegiatan usaha PTPN I Regional 7. (*)
Editor: Harian Momentum
