MOMENTUM, Depok -- Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZ) Amanah Zakat meluncurkan program “Semarak Dzulhijjah–Muharram” untuk menyambut dua bulan hijriah tersebut, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.
Program ini ditargetkan menjangkau ribuan penerima manfaat di Jawa Barat dan sejumlah wilayah di Indonesia, dengan pendekatan tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi.
Direktur Amanah Zakat, Ahmad Afif, mengatakan program tersebut mencakup enam kegiatan utama yang menyasar aspek ibadah, pendidikan, sosial, dan ekonomi.
“Kami ingin mendorong kepedulian yang berdampak jangka panjang. Program ini dirancang tidak sekadar seremonial, tetapi berkelanjutan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Enam program unggulan tersebut meliputi distribusi 1.000 hewan kurban di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur dengan konsep pengolahan limbah kurban berbasis ekonomi masyarakat.
Selain itu, Amanah Zakat juga menjalankan program “Beasiswa Kambing” bagi 15 pemuda prasejahtera berupa bantuan ternak dan pelatihan peternakan.
Program lainnya adalah penyaluran santunan kepada 200 yatim, dhuafa, dan lansia, serta bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa bagi 250 anak yatim tingkat SD hingga SMA.
Amanah Zakat juga menggelar kegiatan wisata edukasi bagi 50 anak yatim di Jabodetabek, serta lomba menulis nasional bertema literasi digital dalam dakwah dan filantropi.
Pelaksanaan program dijadwalkan berlangsung sejak Dzulhijjah 1447 Hijriah hingga akhir Muharram 1448 Hijriah.
Untuk mendukung pelaksanaan, Amanah Zakat membuka kolaborasi dengan perusahaan, komunitas, dan masyarakat umum.
Lembaga yang berdiri sejak 2018 tersebut menyatakan komitmennya pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan pendidikan, dan penguatan ekonomi umat. (**)
Editor: Muhammad Furqon
