MOMENTUM, Bandarlampung -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung melepas kontingen Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Lampung untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Ketua Umum PB FORKI di Bandung, Jawa Barat.
Kontingen dijadwalkan bertolak ke Bandung dan mengikuti rangkaian pertandingan pada 8–13 Mei 2026. Keikutsertaan atlet karate Lampung dalam ajang tersebut menjadi bagian dari program pembinaan jangka pendek, menengah, dan panjang FORKI Lampung.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, berharap para atlet mampu tampil maksimal dan membawa hasil terbaik bagi Lampung.
“Kita harapkan atlet-atlet kita bisa berjuang dengan semangat dan daya juang tinggi serta bertanding sebaik-baiknya. Kita doakan semoga berangkat dan kembali ke Lampung dalam keadaan sehat tanpa kekurangan apa pun,” ujar Riagus saat pelepasan atlet di Kantor KONI Lampung, Kamis, 7 Mei 2026.
Manajer tim FORKI Lampung, Ulul Azmi Soltiansa, mengatakan ajang kejurnas tersebut menjadi bagian dari uji coba hasil pembinaan atlet karate Lampung yang selama ini dijalankan.

Menurutnya, FORKI Lampung awalnya menyiapkan 31 atlet untuk diberangkatkan. Namun, dua atlet batal tampil karena terkendala syarat usia sehingga total atlet yang berangkat sebanyak 29 orang dengan didampingi tujuh pelatih.
“Atlet yang berangkat ini merupakan hasil seleksi dari berbagai kejuaraan, mulai dari PON Bela Diri di Kudus, seleksi Kejurnas PB FORKI, hingga Piala Gubernur. Dari akumulasi itu kami memilih atlet-atlet terbaik atau the best of the best,” kata Ulul.
Ia menjelaskan, FORKI Lampung saat ini tengah menyiapkan 112 atlet dalam program pembinaan berkelanjutan. Pengiriman atlet ke Kejurnas PB FORKI menjadi salah satu langkah evaluasi sekaligus tolok ukur hasil pembinaan.
FORKI Lampung juga menaruh harapan kepada karateka andalannya, Nurhalim, agar kembali menunjukkan prestasi terbaik di level nasional.
“Nurhalim memang aset Lampung. Pada kejurnas ini dia harus kembali menunjukkan kualitasnya agar tetap menjadi bagian dari kekuatan Indonesia pada event nasional maupun internasional,” ujarnya.
Selain itu, FORKI Lampung menargetkan atlet-atlet muda potensial mampu meraih gelar juara sebagai syarat memperoleh kesempatan masuk pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PB FORKI.
“Target kita ada atlet yang bisa masuk Pelatnas. Karena salah satu syarat masuk Pelatnas PB FORKI adalah meraih juara satu di Kejurnas PB FORKI,” tambahnya.
Menghadapi kejurnas tersebut, FORKI Lampung memprediksi persaingan ketat akan terjadi pada kategori kata dari atlet NTB dan tuan rumah Jawa Barat.
“Sementara untuk kumite, hampir semua daerah kuat seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Sulawesi, karena kejurnas ini menjadi ajang unjuk kemampuan karateka seluruh Indonesia,” kata Ulul. (**)
Editor: Muhammad Furqon
