MOMENTUM, Jakarta -- Memasuki usia ke-31 tahun, Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler dengan menghadirkan layanan digital yang semakin relevan dan bernilai bagi pelanggan. Sepanjang 2025, perusahaan mengedepankan semangat Melayani Sepenuh Hati melalui peningkatan kualitas layanan, penyederhanaan produk, penyesuaian harga, dan optimalisasi portofolio layanan.
Di tengah dinamika industri telekomunikasi yang menantang, strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif pada paruh kedua 2025. Telkomsel mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 14,7 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ), sementara EBITDA tumbuh 5,4 persen QoQ, mencerminkan momentum pemulihan bisnis yang semakin kuat.
Kinerja positif itu ditopang penguatan layanan broadband, pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta integrasi ekosistem digital guna mendukung percepatan transformasi digital nasional.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan tahun 2025 menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Di tengah dinamika industri yang masih penuh tantangan, Telkomsel terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Nugroho dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Sepanjang 2025, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dengan laba bersih mencapai Rp19,7 triliun. Transformasi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas ditopang kontribusi bisnis digital yang menyumbang lebih dari 95 persen terhadap pendapatan layanan seluler, serta pertumbuhan trafik data sebesar 15 persen secara tahunan.
Di sisi pelanggan, strategi berbasis kualitas (quality-led strategy) tercermin dari basis pelanggan terkonsolidasi sebanyak 156,1 juta pengguna. Pada saat yang sama, average revenue per user (ARPU) meningkat menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun, menunjukkan produktivitas pelanggan yang semakin baik.
Telkomsel juga memperkuat pengalaman pelanggan melalui pengembangan layanan konvergensi dengan tingkat penetrasi sekitar 59 persen. Selain itu, pertumbuhan pelanggan fixed broadband turut mendorong total basis pelanggan melampaui 10 juta pengguna, mempertegas posisi perusahaan dalam menghadirkan konektivitas rumah yang semakin dibutuhkan masyarakat.
Dukung Produktivitas dan Gaya Hidup Digital
Telkomsel terus menghadirkan layanan digital yang mendukung aktivitas masyarakat, meningkatkan produktivitas, serta memperkaya gaya hidup digital sehari-hari. Layanan tersebut mencakup kebutuhan komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis AI yang semakin terintegrasi dalam ekosistem digital perusahaan.
Pengembangan ekosistem digital juga diarahkan untuk menciptakan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Selain menyediakan konektivitas, Telkomsel turut membuka peluang ekonomi dan sosial melalui berbagai program pemberdayaan.
Kontribusi tersebut antara lain terlihat dari peningkatan omzet rata-rata UMKM hingga 32 persen melalui pemanfaatan layanan digital, dukungan terhadap penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja dalam ekosistem digital, serta pengembangan talenta digital melalui program NextDev dan berbagai inisiatif edukasi digital.
Telkomsel juga terus mendukung pemerataan akses digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) melalui dukungan BTS Universal Service Obligation (USO).
Raih Pengakuan Global
Sepanjang 2025, Telkomsel juga meraih berbagai penghargaan nasional maupun internasional sebagai pengakuan atas kualitas layanan dan inovasi berkelanjutan. Penghargaan tersebut antara lain berasal dari Ookla Speedtest Awards™ untuk kualitas jaringan, Global GTI Awards atas inovasi teknologi jaringan, serta sejumlah penghargaan internasional terkait pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel dan pengalaman pelanggan.
Selain itu, Telkomsel turut memperoleh apresiasi di berbagai ajang internasional seperti Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards.
“Pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala, tetapi juga kemampuan menghadirkan layanan yang bernilai, pengalaman yang konsisten, serta keberlanjutan bisnis yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital nasional,” kata Nugroho.
Dalam mendukung kualitas layanan, Telkomsel kini didukung lebih dari 293 ribu BTS yang telah beroperasi (on-air) di seluruh Indonesia. Penguatan jaringan broadband terus dilakukan guna memperluas akses konektivitas digital, termasuk mendukung pemerataan layanan di berbagai wilayah.
“Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan konektivitas broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin seamless, relevan, dan bernilai,” ujar Nugroho. (**)
Editor: Muhammad Furqon
