Festival Krakatau 2026 Jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional

img
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan Festival Krakatau XXXV Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat daya saing pariwisata daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi Lampung.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan penyelenggaraan Festival Krakatau tahun ini mengandalkan model pembiayaan berbasis kolaborasi lintas sektor. Hampir 95 persen anggaran kegiatan dihimpun melalui sinergi dengan pihak swasta, BUMD, BUMN, dan sejumlah mitra terkait.

"Festival Krakatau ini salah satu bentuk event yang memang diselenggarakan dengan modal kolaborasi. Hampir 95 persen modal anggaran untuk menyukseskan Festival Krakatau ini dari modal kolaborasi," kata Jihan saat konferensi pers Festival Krakatau XXXV di Bandarlampung, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Festival Krakatau 2026 Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Carnaval

Menurut Jihan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal telah mengarahkan jajaran pemerintah daerah untuk menghadirkan festival berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Penguatan pariwisata, kata dia, dilakukan tidak hanya melalui penyelenggaraan event, tetapi juga perbaikan infrastruktur dan pembangunan ekosistem pariwisata yang terintegrasi dengan pendidikan, budaya, kuliner, dan sektor lainnya.

"Pak Gubernur memberikan intervensinya jelas, bahwa infrastruktur menuju ke arah pariwisata diperbaiki, kemudian ekosistem pariwisata diintegrasikan melalui pendidikan, budaya, dan lain sebagainya," ujarnya.

Jihan mengatakan Lampung memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan selain pertanian. Potensi wisata alam, kuliner, seni, dan budaya dinilai perlu dikembangkan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Ia mencontohkan pengembangan ekosistem pariwisata di sejumlah destinasi mancanegara seperti Thailand serta pusat budaya nasional seperti Solo dan Bali yang mampu mengintegrasikan berbagai potensi menjadi daya tarik wisata.

"Tujuannya untuk menjadikan Lampung, selain sektor pertaniannya yang unggul, pariwisatanya juga kita ingin menjadi yang terbaik di Indonesia," tegasnya.

Festival Krakatau XXXV juga dirangkaikan dengan program Krakatau Great Sale yang berlangsung pada 20-30 Agustus 2026. Program tersebut melibatkan sektor perhotelan, restoran, hingga pusat perbelanjaan dengan menawarkan potongan harga bagi wisatawan.

Jihan meminta seluruh pihak melakukan pencatatan dan evaluasi secara akurat terhadap dampak ekonomi penyelenggaraan festival. Data tersebut dinilai penting untuk mengukur efektivitas event sekaligus menjadi bahan perbaikan penyelenggaraan pada tahun berikutnya.

"Target kita jelas, wisatawan bertambah, lama tinggal meningkat, UMKM bertumbuh, dan transaksi bisnis meningkat. Semua dampak, mulai dari nilai transaksi UMKM, jangkauan media sosial, hingga data jumlah pengunjung, harus terarsip dengan baik," katanya.

Jihan juga mengapresiasi peran insan pers, media massa, dan influencer dalam mempromosikan destinasi wisata serta kuliner Lampung.

Ia mengajak masyarakat turut menyukseskan Festival Krakatau XXXV dengan menjadi tuan rumah yang ramah bagi wisatawan yang datang ke Lampung. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos