PTPN I Rayakan Kemerdekaan, Pedagang Kecil Ikut Bersuka

img

MOMENTUM, Jakarta – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di lingkungan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Di seluruh unit kerja, mulai dari delapan regional hingga puluhan unit kebun, rangkaian kegiatan kemerdekaan turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Para pelaku UMKM diberi ruang untuk menjajakan produk di tengah rangkaian kegiatan perusahaan. Sementara itu, karyawan beserta keluarga yang mengikuti upacara dan berbagai perlombaan mendapatkan kupon untuk ditukarkan dengan makanan dan produk yang dijual para pedagang.

Ratusan UMKM binaan PTPN I menyambut antusias inisiatif tersebut. Mereka menyiapkan beragam produk di stan yang disediakan perusahaan di sejumlah wilayah operasional PTPN I yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah lainnya.

Selain menjadi ruang promosi, kegiatan tersebut membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM sekaligus mendorong peningkatan pendapatan. Bagi perusahaan, perayaan kemerdekaan menjadi momentum untuk memastikan kegembiraan tidak hanya dirasakan oleh insan PTPN I, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“Wah, senang sekali. Dagangan kami dibeli oleh PTPN I melalui karyawan yang diberi kupon. Karyawan membayar menggunakan kupon, kemudian kupon tersebut kami tukarkan ke kantor perusahaan. Alhamdulillah, dagangan kami habis dan mendapat keuntungan lumayan,” kata Samsudin, pedagang siomay yang berjualan selama dua hari di Kompleks PTPN I Regional 7, Bandar Lampung, Senin (17/8/2026).

Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, mengatakan pelibatan UMKM merupakan bagian dari upaya perusahaan agar setiap momentum yang digelar PTPN I memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Pada peringatan HUT ke-81 RI, PTPN I ingin memaknai kemerdekaan sebagai pesta rakyat yang menghadirkan kebahagiaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“UMKM adalah mitra tumbuh PTPN I. Karena itu, pada momentum kemerdekaan ini kami tidak hanya memberikan ruang promosi, tetapi juga memastikan produk mereka terserap pasar. Inilah cara kami menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat langsung dirasakan para pelaku usaha,” ujar Abdul Rivai Ras di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurut Abdul Rivai, pemberdayaan UMKM melalui penyediaan ruang pemasaran dan pembelian produk merupakan bagian dari agenda perusahaan yang terus dilakukan dalam setiap momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempertemukan produk UMKM dengan konsumen secara langsung.

“Setiap tahun kami membuka ruang bagi UMKM binaan untuk berjualan di lingkungan perusahaan. Tahun ini, rata-rata UMKM mampu meraih omzet sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta dalam satu hari kegiatan. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi BUMN dengan UMKM dapat menciptakan dampak ekonomi yang konkret,” katanya.

Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari kuliner khas daerah, makanan dan minuman, kerajinan tangan, hingga produk olahan hasil pertanian dan perkebunan. Tingginya antusiasme karyawan membuat sebagian besar produk UMKM habis terjual bahkan sebelum rangkaian kegiatan berakhir.

Acong, salah seorang pelaku UMKM kuliner binaan PTPN I, mengaku merasakan langsung manfaat kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan serupa menjadi kesempatan penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.

“Ini kali ketiga saya mengikuti Gebyar UMKM PTPN I. Biasanya dagangan habis sore hari, tetapi kali ini sebelum pukul 10.30 WIB seluruh produk sudah ludes. Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan PTPN I,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Sugeng, pelaku UMKM asal Surabaya yang diundang berpartisipasi dalam kegiatan di Regional 5. Ia mengatakan, penyediaan stan dan promosi yang dilakukan perusahaan sangat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan omzet penjualan.

Melalui kegiatan tersebut, PTPN I menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan, tetapi diterjemahkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemberdayaan UMKM menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan, memperluas akses pasar, dan mendorong pelaku usaha untuk terus tumbuh.

Bagi PTPN I, keberhasilan BUMN tidak semata-mata diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menciptakan nilai dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi nasional. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos