Erupsi Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Beri Layanan Khusus Penumpang

img
Petugas Bandara Internasional Radin Inten II membagikan konsumsi dan masker secara langsung kepada para pengguna jasa dalam pengaktifan program Service Recovery Activation (SRA), Senin (7/9/2026).

MOMENTUM, Bandarlampung--PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Radin Inten II responsif merespons kendala operasional penerbangan. Pengelola bandara resmi mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) guna menangani calon penumpang yang terdampak aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau, Senin (7-9-2026).

Langkah darurat dan humanis ini ditempuh sebagai wujud komitmen manajemen dalam memberikan pelayanan prima kepada para pengguna jasa penerbangan. Pengaktifan service recovery ini menyasar seluruh penumpang yang mengalami penundaan maupun pembatalan jadwal terbang akibat situasi kahar (force majeure).

Dalam penanganan di lapangan, jajaran personel Bandara Internasional Radin Inten II bergerak menyisir area terminal keberangkatan. Petugas secara langsung membagikan bantuan logistik dasar berupa air mineral kemasan, makanan ringan, hingga masker medis kepada para penumpang yang tertahan di ruang tunggu.

Pembagian masker menjadi salah satu langkah antisipasi krusial yang diambil pengelola bandara guna melindungi kesehatan penumpang. Penyebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau berpotensi mengganggu kualitas udara dan pernapasan di sekitar area bandara.

Tidak hanya bantuan fisik, pengelola bandara juga mendirikan posko informasi terpadu dan menyiagakan petugas pendamping di area terminal. Petugas secara aktif memberikan pembaruan (update) informasi mengenai status operasional penerbangan dan kondisi cuaca terkini secara berkala.

General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Menurutnya, perhatian ekstra wajib diberikan ketika penumpang dihadapkan pada situasi yang tidak terprediksi.

Kiki menjelaskan bahwa manajemen berupaya hadir secara langsung di tengah ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan ketenangan serta kepastian informasi di tengah ketidakpastian jadwal penerbangan.

Guna memastikan penanganan yang terintegrasi, manajemen Bandara Internasional Radin Inten II terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Koordinasi dilakukan bersama maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, hingga otoritas BMKG untuk memantau sebaran abu vulkanik.

Manajemen bandara mengimbau seluruh calon penumpang untuk aktif memeriksa status penerbangan mereka melalui saluran resmi maskapai masing-masing. Penumpang juga diminta tidak ragu mendatangi petugas bandara jika membutuhkan bantuan medis maupun penyesuaian (reschedule) tiket.

Pelaksanaan Service Recovery Activation ini menegaskan dedikasi InJourney Airports dalam menjaga standar pelayanan berkelas dunia. Manajemen memastikan kesiapan fasilitas dan personel akan terus disiagakan hingga kondisi operasional penerbangan kembali berjalan secara normal.(**)






Editor: Agus Setyawan





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos