DPPKB Lamteng Perkuat Pengendalian Program Bangga Kencana

img
Plt. Kepala DPPKB Lampung Tengah Helmiyati pada rapat pegendalian program. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung-- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Lampung Tengah memperkuat pengendalian dan evaluasi program kependudukan, keluarga berencana, serta pembangunan keluarga melalui sinergi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dan jajaran OPD KB kabupaten/kota se-Lampung.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Rapat Pengendalian Program (Radalgram) yang menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan pelaksanaan program Bangga Kencana, mengukur capaian, sekaligus membahas kendala yang ditemukan di lapangan.

Plt. Kepala DPPKB Lampung Tengah Helmiyati mengatakan evaluasi berkala diperlukan agar pelaksanaan program tidak sekadar mengejar target, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Koordinasi lintas sektor sangat penting agar setiap program tidak berhenti pada tahap perencanaan. Capaian harus diukur, pelaksanaan dievaluasi, dan setiap kendala harus ditindaklanjuti," ujar Helmiyati.

Menurutnya, sinergi dengan BKKBN Provinsi Lampung dan OPD KB kabupaten/kota menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan program, mulai dari tingkat kebijakan hingga pelaksanaan di lapangan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih mengatakan Radalgram menjadi momentum untuk menyelaraskan langkah dan menajamkan strategi pelaksanaan program Bangga Kencana.

"Pengendalian dan evaluasi secara berkala diperlukan agar program prioritas dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah," ujarnya.

Bagi DPPKB Lampung Tengah, hasil evaluasi Radalgram akan menjadi bahan untuk memperkuat pelaksanaan program di tingkat kabupaten. Di antaranya pembangunan keluarga, pelayanan keluarga berencana, pengendalian penduduk dan pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah program yang terus diperkuat DPPKB Lampung Tengah antara lain Sekolah Lansia, pendampingan keluarga berisiko stunting serta edukasi pencegahan perkawinan anak.

Program tersebut diarahkan untuk membangun keluarga yang lebih sehat, mandiri, tangguh dan berkualitas, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lampung Tengah.

Penguatan program DPPKB juga sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Lampung Tengah di bawah kepemimpinan Plt. Bupati I Komang Koheri yang mendorong perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Helmiyati menegaskan, pembangunan keluarga membutuhkan kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, perangkat daerah, pelaksana program hingga masyarakat.

"Sinergi menjadi kunci. Dengan koordinasi yang baik, evaluasi yang konsisten dan kerja nyata di lapangan, program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran," pungkasnya.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos