MOMENTUM, Jakarta -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memasukkan teknisi ponsel sebagai kategori baru dalam Indonesia Skills Competition (Inaskill) 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendorong peningkatan kompetensi teknisi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan, kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi teknisi ponsel di seluruh Indonesia untuk menguji kemampuan dan meningkatkan daya saing.
“Teman-teman teknisi boleh ikut dan ini baru pertama kali lomba teknisi ponsel masuk kategori lomba yang kita siapkan. Finalnya nanti akan diadakan oleh Ditjen Binalavotas,” kata Afriansyah saat menutup World Cup Circuit Global Championship (CGC) Indonesia 2026 di Gedung Kemnaker, Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Kompetisi teknisi ponsel itu akan digelar di Gedung Vokasi Kemnaker, Jalan Gatot Subroto Nomor 44, Jakarta Selatan. Kemnaker juga mendorong komunitas teknisi ponsel mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Menurut Afriansyah, perkembangan teknologi menuntut teknisi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Selain menguasai teknologi terbaru, teknisi perlu memiliki kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta memahami standar pelayanan dan keselamatan kerja.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) teknisi Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan industri modern dan bersaing di tingkat global.
“Kemnaker berharap teknisi Indonesia semakin teruji dan mampu bersaing secara global,” ujarnya.
Sementara itu, CGC Indonesia 2026 menghasilkan tujuh pemenang yang berhak mengikuti CGC World Cup 2026 di Poly World Trade Center Expo (PWTC Expo), Guangzhou, Tiongkok, pada 10–11 Oktober 2026.(*)
Editor: Muhammad Furqon
